The Urgency of a Compassionate Attitude as a Key Pillar of Religious Moderation in Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61253/cendekiawan.v4i4.474Kata Kunci:
Tasamuh, Moderasi Beragama, Toleransi, Konflik AgamaAbstrak
Penelitian ini mengkaji pentingnya toleransi sebagai landasan utama moderasi beragama di Indonesia. Isu yang diangkat berkaitan dengan peningkatan konflik dan intoleransi yang mengancam kerukunan antaragama. Studi ini mengkonfirmasi bahwa tasamuh, yang merupakan sikap toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan, sangat penting untuk menjaga keberagaman budaya dan agama di tingkat nasional. Pendekatan yang digunakan meliputi tinjauan pustaka dan studi literatur. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan toleransi mampu memperkuat moderasi beragama, mengurangi radikalisme, dan meningkatkan harmoni sosial. Selain itu, penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk memperkuat pendidikan dan kebijakan publik guna menanamkan nilai toleransi dalam kehidupan masyarakat.
Referensi
Abdul Karim and Others. (2021). “Religious Moderation in Mongondow Language Practice (Text and Meaning of Local Wisdom of Various Linguistic Attitudes and Song Lyrics)”, Jurnal Lektur Keagamaan, 19(1), 103–40. https://doi.org/10.31291/jlk.v19i1.905.
Abu Bakar. (2015). “Konsep Toleransi Dan Kebebasan Beragam, Jurnal Media Komunikasi Umat Beragama”, UIN Syarif Kasim Riau, 7(2), 123–31.
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Fauzi, I. A. (2017). Kebebasan, Toleransi Dan Terorisme. Riset Dan Kebijakan Agama Di Indonesia (Pp. 165-166). Jakarta Selatan: Pusat Studi Agama Dan Demokrasi Yayasan Paramadina.
Hadisi, L., Tetambe, A. G., & Assingkily, M. S. (2024). Implementasi Peran Guru PAI dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama Siswa. EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 4(3), 1895-1902. https://doi.org/10.56832/edu.v4i3.603.
Harahap, S. (2018). “Ethnic and Religious Conflict in Indonesia”, Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (Jisa), 1(2).
Hasan, M. Z. A., & Ansori, M. R. (2024). “Implikasi Pembelajaran Ahlusunnah Wal Jama’Ah Terhadap Penguatan Moderasi Beragama”, Journal of Contemporary Islamic Education, 4(1), 86–102. https://doi.org/10.25217/jcie.v4i1.4363.
Japar, M., Irawaty, I., & Fadhillah, D. N. (2019). “Peran Pelatihan Penguatan Toleransi Sosial Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Di Sekolah Menengah Pertama”, Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29(2), 94–104.
Liliweri, A. (2004). Prasangka Dan Konflik: Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat . Yogyakarta: LKIS.
Muhidin, M., Makky, M., & Erihadiana, M. (2021). “Moderasi dalam Pendidikan Islam Dan Perspektif Pendidikan Nasional”, Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal, 4(1), 22–33. https://doi.org/10.47467/reslaj.v4i1.456.
Pruit Dean, R. J. (2004). Teori Konflik Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Saputri, A., & Ginting, L. S. D. B. (2023). Analisis Nilai-Nilai Luhur dan Makna Peribahasa Jawa Masyarakat Desa Wonosari Kecamatan Pantai Labu. Bahterasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 51-57. https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/BAHTERASIA/article/view/14258.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muh. Shobban Madda Ilahi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
All names and e-mail address that stated in this Journal portal specifically will be used for journal publication purposes and will be not used for other purposes or any irresponsible parties








