Budaya Literasi di Pesantren: Analisis antara Tradisi, Modernitas, dan Tantangan Global
DOI:
https://doi.org/10.61253/cendekiawan.v4i4.461Kata Kunci:
Critical Literacy, Habitus, Literacy Culture, Modernity, PesantrenAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika budaya literasi pesantren di tengah persinggungan antara tradisi keilmuan klasik, modernitas pendidikan, dan tuntutan globalisasi informasi. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia dengan tradisi literasi yang khas dan uniknya dihadapkan pada arus modernitas dan globalisasi yang dipandang mampu menggerus eksistensi dan identitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode library research. Sumber data berasal dari literatur akademik yang berkaitan dengan budaya literasi pesantren. Analisis data dilakukan dengan menggunakan kerangka teori Habitus Bourdieu, Critical Literacy Studies Gee, dan disembedding mechanisms Giddens untuk memetakan relasi dialektis antara struktur tradisional pesantren dan perubahan sosial yang lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya literasi pesantren tetap berakar kuat pada habitus keilmuan klasik yang menjaga kontinuitas epistemik dan modal kultural, sementara proses modernisasi dan globalisasi mendorong inovasi melalui integrasi teknologi, penguatan literasi kritis, serta pengembangan kurikulum. Interaksi antara ketiga dimensi tersebut menghasilkan bentuk literasi pesantren yang adaptif, selektif, dan kontekstual, menegaskan bahwa transformasi literasi pesantren bukan sekadar pergeseran antara tradisi dan modernitas, tetapi proses negosiasi yang kompleks dan berkesinambungan tanpa menghilangkan kekhasan dan keunikan pesantren.
Referensi
Afifah, N., & Kuntari, S. (2025). Peran media sosial dalam pembentukan identitas sosial gen z di aplikasi TikTok dan Instagram. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(3), 4409-4415. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i3.8367.
Aprilia, C. A., Wahyuni, S. I., & Sari, W. N. (2023). Pemanfaatan Media Sosial Oleh Generasi Z Sebagai Media Pembelajaran Era Post Pandemi. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2(3), 530-536. https://doi.org/10.56799/peshum.v2i3.1797.
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Engelbert, S. M. A. (2025). Peran teknologi komunikasi dalam meningkatkan efektivitas pemasaran digital pada generasi Z. Sintesa, 4(01), 63-85. https://doi.org/10.30996/sintesa.v4i01.12645.
Afifuddin, M. (2020). Kebangkitan Pendidikan Keagamaan: Pendidikan Mu’adalah dalam Konteks Sistem Pendidikan Nasional. Pustakapedia.
Al Asyari, A. H. (2022). Tantangan Sistem Pendidikan Pesantren di Era Modern. Risalatuna: Journal of Pesantren Studies, 2(1), 127. https://doi.org/10.54471/rjps.v2i1.1572
Alluqmaniyyah (Director). (2024). Majelis Hafalan Sekali Duduk Nadzom Imrithi | Part 2 [Video recording]. https://www.youtube.com/watch?v=mxT1A-Td5oM
Anjaludin, & Pratama, A. I. (2025). Integration of Pesantren Curriculum with Digital Technology: Challenges and Opportunities in Islamic Education. Proceeding of International Conference on Islamic Boarding School, 2. https://doi.org/10.61159/icop.v2i1.594
Azra, A. (2019). Islam, Pesantren, dan Radikalisme. Prenada Media.
Basyit, A. (2017). Pembaharuan Model Pesantren: Respon terhadap Modernitas. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 16(2), 293–324. https://doi.org/10.15408/kordinat.v16i2.6444
Bourdieu, P. (1990). The Logic of Practice. Stanford University Press.
Bruinessen, M. van. (1995). Kitab Kuning, Pesantren, dan Tarekat: Tradisi-tradisi Islam di Indonesia (11th ed.). Mizan.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya mengenai Masa Depan Indonesia (8th ed.). LP3ES.
Gee, J. P. (2015). Social linguistics and literacy: Ideology in discourses (5th ed.). Routledge.
Ghafar, M. (2017). Pesantren Of Learning Organization: Analisis Transformasi Pengembangan Pondok Pesantren di Indonesia. Proceeding of Annual Conference for Muslim Scholars (AnCoMS), 777–784. https://doi.org/10.36835/ancoms.v0iSeri%2525202.80
Giddens, A. (1991). Modernity and Self-identity: Self and Society in the Late Modern Age. Stanford University Press.
Huda, M. N., Zulkarnain, Ismail, S. N., & Muhammad, A. S. (2025). Pesantren Technology-Friendly: Enhancing Learning Effectiveness in The Modern Era. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 19(1), 1–22. https://doi.org/10.21580/nw.2025.19.1.26173
Muhdi, A., & Halim, F. (2023). Role of Pesantren and Its Literacy Culture in Strengthening Moderate Islam in Indonesia. Edukasia Islamika, 8(2), 205–226. https://doi.org/10.28918/jei.v8i2.1729
Noviyanti, S. F., Haris, A., Marno, & Romzi, M. (2025). Rekonstruksi Manajemen Pesantren. Jurnal Studi Pesantren, 5(2), 43–60. https://doi.org/10.35897/studipesantren.v5i2.1608
Saifullah Aldeia, A., Izazy, N. Q., Aflahah, S., & Libriyanti, Y. (2023). Modernisasi Manajemen Pesantren Menyongsong Era Society 5.0. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 21(1), 17–30. https://doi.org/10.32729/edukasi.v21i1.1287
Sangid, A., & Muhdi, A. (2020). Budaya Literasi di Pesantren. Pustaka Ilmu.
Taufikin, Nurhayati, S., Badawi, H., Falah, A., & Sholihuddin, Moh. (2025). Integrating Creative Digital Content in Pesantren: Improving Santri’s Digital Literacy And Islamic Learning. Edukasia Islamika, 10(1), 35–54.
Yulianti, N., Aziz, I., & Hayati, R. M. (2024). Penerapan Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning Santri Pondok Pesantren Wali Songo (Study Kasus Kelas Ula Tsalis B Putri). Berkala Ilmiah Pendidikan, 4(2), 296–307. https://doi.org/10.51214/bip.v4i2.882
Yuwanda, T., Fadhlan, A., & Bundo, M. (2023). Digitalization of Pesantren: A Perspective From Human Capital. DAYAH: Journal of Islamic Education, 6(1), 29. https://doi.org/10.22373/jie.v6i1.15973
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Syarif Bahaudin Mudore, Muh. Zacky Fadhil Rachmat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
All names and e-mail address that stated in this Journal portal specifically will be used for journal publication purposes and will be not used for other purposes or any irresponsible parties








