Memahami Istidraj di Era Kontemporer (Studi Tafsir fi Zhilalil Qur’an Karya Sayyid Quthb)
DOI:
https://doi.org/10.61253/cendekiawan.v1i3.62Kata Kunci:
Istidraj, Sayyid Quthb, Tafsir fi Zhilalil QuranAbstrak
Artikel ini membahas tentang bagaimana penafsiran Istidrāj menurut Sayyid Quthb dalam Tafsir F Zhil lil Qur n dan bagaimana kontekstualisasi Istidrāj dalam kehidupan di era kontemporer. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penafsiran Istidrāj menurut Sayyid Quthb dalam Tafsir F Zhil lil Qur n dan untuk mengetahui bagaimana kontekstualisasi Istidrāj dalam kehidupan di era kontemporer. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif (library research) dengan pendekatan tafsir dan pendekatan teologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini secara keseluruhan merujuk pada sumber kepustakaan yang terdiri dari kitab-kitab tafsir, kamus-kamus dan juga buku/jurnal terkait membahas Istidrāj. Hasil dari penelitian ini antara lain adalah istidrāj adalah suatu kekuatan yang tidak diperhitungkan dengan semestinya dan dilupakan oleh orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah Swt. Dibentangkannya cakrawala untuk mereka, diberinya mereka keluasan dan kesempatan untuk melakukan pelanggaran dan kezaliman, untuk menyeret mereka sedikit demi sedikit kepada kebinasaan, dan untuk menjebak mereka dalam tipudaya dan rencana.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
All names and e-mail address that stated in this Journal portal specifically will be used for journal publication purposes and will be not used for other purposes or any irresponsible parties








