OTENTISITAS KONSEP TUHAN DALAM ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.61253/cendekiawan.v2i3.214Kata Kunci:
Concept of God, Authenticity, IslamAbstrak
Keberadaan Tuhan merupakan hal yang mendasar dalam kehidupan manusia karena penerimaan atau penolakan terhadap keberadaan Tuhan juga akan mempunyai akibat yang mendasar. Dengan cara ini dibangunlah konsep keadaan yang berupaya meningkatkan hubungan manusia dengan Tuhan. Konsep ini kemudian dikenal dengan konsep agama. Dalam perkembangannya, agama merupakan bagian dari perjalanan hidup manusia sebagai entitas yang beriman kepada Tuhan sebagai titik tertinggi dalam hidupnya. Dalam perkembangannya, agama muncul secara evolusioner seiring dengan kemampuan manusia dalam memahami alam sekitar yang merupakan bagian dari kehidupannya. Artikel ini kemudian bertujuan untuk memberikan gambaran tentang konsep Tuhan yang otentik yang ada dalam keyakinan Islam. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang didukung dengan metode pengumpulan data berupa studi literatur. Dari hasil telaah didapatkan gambaran bahwasanya konsep ketuhanan dalam Islam menegasikan berbagai konsep ketuhanan dalam tradisi dan peradaban agama dan budaya lain yang cenderung problematis dan spekulatif. Umat Islam di seluruh dunia kemudian sepakat untuk menyebut nama Tuhannya dengan nama Allah, yang dalam prosesnya kemudian dikenal umat Islam melalui pendekatan dogmatis-spiritual dan akademis-rasional.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
All names and e-mail address that stated in this Journal portal specifically will be used for journal publication purposes and will be not used for other purposes or any irresponsible parties








