Telaah dan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI)

Authors

  • Imroatul Hasanah Universitas Al Falah Assuniyah (UAS) Jember
  • Daris Salamah Ulin Nuha Universitas Al Falah Assuniyah (UAS) Jember
  • Faiqotul Hikmah Universitas Al Falah Assuniyah (UAS) Jember
  • Nanang Budianto Universitas Al Falah Assuniyah (UAS) Jember

DOI:

https://doi.org/10.61253/cendekiawan.v5i2.885

Keywords:

Kurikulum, Pendidikan Agama Islam, Pengembangan Kurikulum, Telaah Kurikulum

Abstract

Kurikulum merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan yang berfungsi sebagai pedoman untuk mencapai tujuan pembelajaran secara efektif. Dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), kurikulum memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji konsep telaah kurikulum PAI serta mendeskripsikan prinsip dan strategi pengembangannya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur yang berkaitan dengan kurikulum dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa telaah kurikulum PAI mencakup aspek filosofis, sosiologis, psikologis, dan pedagogis yang menjadi landasan dalam penyusunan serta pelaksanaannya. Pengembangan kurikulum PAI dilakukan melalui penyempurnaan kompetensi, silabus, materi pembelajaran, metode, media, dan sistem evaluasi agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman. Selain itu, pengembangan kurikulum harus berpedoman pada prinsip relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efektivitas, efisiensi, serta integrasi nilai-nilai Islam. Pendekatan yang dapat digunakan dalam pengembangan kurikulum PAI meliputi pendekatan subjek akademis, humanistis, teknologis, dan rekonstruksi sosial. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa telaah dan pengembangan kurikulum PAI merupakan upaya penting untuk memastikan tercapainya tujuan pendidikan Islam secara optimal. Kurikulum yang dikembangkan secara berkelanjutan dan adaptif akan mampu menghasilkan peserta didik yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, tetapi juga mampu menghadapi tantangan kehidupan modern dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.

References

Arifin, Z. (2014). Konsep dan model pengembangan kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Jakarta: Kencana.

Daradjat, Z. (2012). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Daryanto. (2010). Evaluasi pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, O. (2011). Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamalik, O. (2013). Dasar-dasar pengembangan kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Idi, A. (2014). Pengembangan kurikulum: Teori dan praktik. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Langgulung, H. (2003). Manusia dan pendidikan: Suatu analisa psikologi dan pendidikan. Jakarta: Pustaka Al Husna.

Majid, A. (2012). Belajar dan pembelajaran pendidikan agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2009). Rekonstruksi pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Muhaimin. (2012). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Muhaimin. (2012). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. (2008). Pengembangan kurikulum. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Nata, A. (2016). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Nata, A. (2011). Perspektif Islam tentang strategi pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Ramayulis. (2015). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Ramayulis, & Nizar, S. (2011). Filsafat pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Rosyada, D. (2014). Paradigma pendidikan demokratis. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, W. (2010). Kurikulum dan pembelajaran: Teori dan praktik pengembangan kurikulum. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, W. (2014). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sudjana, N. (2012). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sukmadinata, N. S. (2013). Pengembangan kurikulum: Teori dan praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suyadi. (2013). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2010). Filsafat pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tafsir, A. (2014). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tilaar, H. A. R. (2011). Pengembangan kurikulum baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Uno, H. B. (2012). Perencanaan pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Yamin, M. (2013). Paradigma pendidikan konstruktivistik. Jakarta: Referensi.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Hasanah, I., Nuha, D. S. U., Hikmah, F., & Budianto, N. (2026). Telaah dan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Cendekiawan : Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 5(2), 1042–1045. https://doi.org/10.61253/cendekiawan.v5i2.885