Konsep Taubat, Dzikir, dan Doa Sebagai Manifestasi Akhlak Kepada Allah
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.996Kata Kunci:
taubat, dzikir, doa, akhlak kepada Allah, psikospiritual Islam, kesehatan mentalAbstrak
Artikel ini mengkaji konsep taubat, dzikir, dan doa sebagai tiga pilar utama dalam mewujudkan akhlak kepada Allah di tengah kompleksitas kehidupan modern. Derasnya arus modernisasi, sekularisasi, dan materialisme yang melanda masyarakat kontemporer kerap memicu krisis spiritual, meningkatnya prevalensi gangguan kecemasan, serta erosi moral yang sistematis. Melalui pendekatan kajian literatur konseptual (conceptual review) yang diintegrasikan dengan temuan-temuan riset empiris psikologi Islam terkini, tulisan ini membedah definisi, landasan teologis, serta implikasi psikospiritual dari ketiga konsep tersebut secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa taubat berfungsi sebagai instrumen terapi psikologis yang mengkanalisasi rasa bersalah (guilt) menjadi energi transformasi diri; dzikir dan shalat berperan sebagai intervensi psikologis yang secara neurofisiologis mampu mereduksi sekresi hormon stres; serta doa berfungsi sebagai strategi koping berbasis emosi yang membangun resiliensi dan kerangka makna bagi individu yang mengalami penderitaan. Integrasi sistemik dari ketiga pilar tersebut terbukti mampu menghadirkan ketenangan jiwa yang menyeluruh (holistic wellbeing) sekaligus membangun moralitas yang luhur. Kajian ini menegaskan urgensi pengembangan kurikulum psikospiritual berbasis taubat, dzikir, dan doa dalam pendidikan Islam kontemporer sebagai strategi komprehensif pembentukan karakter yang unggul.
Referensi
Agustina, R., & Rachman, K. L. (2025). Strategi Coping Stres Akademik Mahasiswa Melalui Terapi Al-Qur’an. Journal of Islamic Education Guidance and Counseling, 6(1), 1–15.
Al-Ghazali. (1998). Ihya’ Ulumuddin. In Terjemahan dari Imam Ghazali. Pustaka Nasional PTE LTD.
Alivia Alviasari, Nabilla Hapsari Putri Fauzi, Aldi, M., Sofa, M. A. N., Nayara, N. S., Nabila, S., & Suresman, E. (2025). Peran Pendidikan Islam dalam Mengatasi Stres karena Tekanan Akademik Mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal IHSAN Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 271–278. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i2.923
Amanah, S. W., Patimah, S., Bedi, F., Gani, A., Latief, A., & Arafah, A. (2024). Manajemen Stres Tenaga Kepengasuhan Pondok Pesantren. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(4), 306–312.
An-Nawawi. (2019). Al-Adzkar. Mutiara Media.
Caenovea, C., Massari, Z. I., & Surawan, S. (2025). Doa dan Ibadah sebagai Strategi Koping Terhadap Stres Akademik Pada Mahasiswa Generasi Z dalam Menghadapi Tekanan Akademik. JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION GUIDANCE AND COUNSELING, 6(2), 102–110.
Chairunnisa, C., & Rajab, K. (2026). Dzikir Dan Do’a Sebagai Psikoterapi Islam Dalam Mengatasi Stres. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 4(1), 291–310.
Gustiwi, T., Shofiah, V., & Rajab, K. (2022). Psikoterapi Taubat : Model Terapi Mental Dalam Islam. Psychology Journal of Mental Health, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.32539/pjmh.v4i1.54
Khairanis, R., & Aldi, M. (2024). Interpretasi makna hadits-hadits kesehatan mental dalam mengatasi stres dan kecemasan: Perspektif psikologi Islam. Central Publisher, 2, 2048–2054.
Miladiah, F. U., & Rajab, K. (2023). Psikoterapi Asma’ dan Sifatullah: Internalitas Diri dalam Menumbuhkembangkan Kesehatan Mental Fakhriatul. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 1(1), 19–29. https://ejournal.stai-alkifayahriau.ac.id/index.php/alamin/article/view/231
Nugroho, A. B., Al Asri, H. B., & Pramesti, A. A. (2022). Survei Kesadaran Mental Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta di Era Digital dan Covid-19. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 10(1), 38–42. https://doi.org/10.14710/jkm.v10i1.31611
Nugroho, N. P., & Kusuma, A. (2025). Dakwah dan Kesehatan Mental: Peran Spritualitas Islam dalam Menigkatkan Kesejahtraan Psikologis. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3).
Nursaimaputri, Tulus Musthofa, & Nur Saidah. (2024). Problematika Kesehatan Mental di Era Disrupsi dan Solusinya dalam Al-Qur’an- Hadis. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(9). https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i9.3174
Putri, G. S., Rajab, K., & Shofiah, V. (2025). Psikoterapi Taubat : Model Terapi Islam Program Studi Magister Psikologi. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 2(3), 208–217.
Putri, R. A., Julyani, S., & Safei, I. (2025). Pengaruh Kebiasaan Zikir dengan Konsentrasi Belajar pada Mahasiswa. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 921–930. https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/edusociety
Rahmah, H. N., Yanto, M. A., & Hariry, D. S. (2025). Shalat sebagai Mekanisme Coping : Studi Fenomenologis pada Mahasiswa Rantau Muslim. Jurnal Psikologi Islam, 12(1), 7–16. https://doi.org/10.47399/jpi.v12i1.320
Rasmanah, M., Nahdah, F., Putriana, Alizah, P. N., & Wahyuni, A. S. (2025). Analisis Doa Sebagai Metode Afirmasi Positif Untuk Menumbuhkan Harapan Pada Penderita Gangguan Kecemasan. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(6), 10066–10073. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i6.11037
Rosyadah, D., Safitri, N. G., & Fauziah, S. (2024). Pengaruh Praktik Berdoa Terhadap Ketenangan Mental. JIPKM : Jurnal Ilmiah Psikologi Dan Kesehatan Masyarakat, 2(2). https://jipkm.com/index.php/jipkm
Wijaya, J., Zaki, N. M., Marceleni, A., Auliati, R. N., & Marshela, A. (2024). Salat wajib dan Salat Sunah Terhadap Kecemasan Akademik Pada Mahasiswa. Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences, 2(1), 306–312.
Yanin Machado, Mauricio Chinchilla, Calixto Machado, Harvey Rosenstock, Robert Hesse, & Deborah Klesel. (2025). Centering prayer in the treatment of Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD). World Journal of Advanced Research and Reviews, 25(1), 773–792. https://doi.org/10.30574/wjarr.2025.25.1.0085
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Saim Kurniawan, Nurdin Sahid Wijaksana, Ali Maulida

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

