Dari Perbedaan Jadi Kebersamaan: Cara Mahasiswa Membangun Toleransi di Kampus
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.716Kata Kunci:
Interaksi Sosial, Keberagaman Mahasiswa, Multikulturalisme, ToleransiAbstrak
Indonesia merupakan negara multikultural dengan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, termasuk di lingkungan kampus. Keberagaman mahasiswa di perguruan tinggi menciptakan dinamika sosial yang kompleks, baik dalam bentuk interaksi positif maupun potensi konflik akibat perbedaan latar belakang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk keberagaman mahasiswa, memahami pola interaksi sosial yang terbentuk, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam membangun toleransi di lingkungan kampus multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman mahasiswa merupakan realitas sosial yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kampus. Interaksi antar mahasiswa umumnya berjalan dengan baik, meskipun masih ditemukan hambatan seperti stereotip, candaan yang menyinggung, dan kurangnya pemahaman mendalam tentang multikulturalisme. Faktor pendukung toleransi meliputi intensitas interaksi sosial, kegiatan organisasi kampus, dan kerja sama dalam kegiatan akademik maupun non-akademik. Hambatan utama berasal dari kurangnya edukasi tentang keberagaman serta pengaruh media sosial yang dapat memicu kesalahpahaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa toleransi di lingkungan kampus telah berkembang, namun masih perlu diperkuat melalui dukungan institusi dan program-program dialog lintas budaya agar tercipta lingkungan kampus yang harmonis dan inklusif.Referensi
Anto, R. P., et al. (2024). Metode penelitian kualitatif: Teori dan penerapannya. https://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/view/581.
Assingkily, M. S., Hasri, K. S., Pratiwi, E., Fadilla, P. A., & Sabrina, T. (2023). Concept Analysis and Implementation of “Kampus Merdeka” in Civics Learning for PGMI Study Program Students. Journal of Contemporary Gender and Child Studies, 2(3), 134-139. https://zia-research.com/index.php/jcgcs/article/view/213.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. https://jurnal.uny.ac.id/index.php/humanika/article/view/38075.
Furnamasari, Y. F., Putri, A. A., Syamsiah, D. N., Amanatin, I., Mufidah, K. R., Afifah, L. D. A., Syahroni, R. H., Rahayu, R., & Zikri, S. A. (2024). Peran Pendidikan Pancasila dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa: Suatu Upaya Membangun Etika dan Moral. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(2). http://doi.org/10.54373/imeij.v5i2.1015.
Gunawan, H. (2012). Pendidikan karakter. Bandung: CV. Alfabeta.
Hasan, M., et al. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. https://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/view/182.
Permana, S. A. (2023). Sikap toleransi mahasiswa dalam kehidupan kampus multikultural. An-Nadwah, 29(1), 10-15. https://doi.org/10.37064/nadwah.v29i1.15206
Ridhwan, M., Yudhyarta, D. Y., & Yurisa, A. (2020). Integrasi Pendidikan Karakter dalam Mata Kuliah Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi. Asatiza: Jurnal Pendidikan, 1(2), 198-211. https://doi.org/10.46963/asatiza.v1i2.82.
Sari, J. P., Sari, U. T., Putri, P. K. (2025). Relevansi Pendidikan Pancasila dalam Membentuk Karakter Generasi Muda. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(6). https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jmia/article/view/7122
Soeprapto, S. (2011). Metode penelitian kualitatif. Universitas Terbuka. https://repository.ut.ac.id/4582/.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nikita Mikayla, Nazwa Ramadhaniar Rasyidi, Surahman Zalukhu, Kasih Monica Saragih, Rumatal Rumatal, Bisru Hafi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

