Peran Pendidikan Pancasila dalam Membentuk Sikap Ideologi Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.720Kata Kunci:
Globalisasi, Kewarganegaraan, Mahasiswa, Pancasila, PendidikanAbstrak
Pancasila merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila dijadikan sebagai dasar untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila sebagai pedoman dan acuan dalam kehidupan. Sebagai ideologi berbangsa dan bernegara Indonesia, Pancasila menjadi cita-cita dan tujuan hidup Indonesia. Pancasila adalah kristalisasi dari nilai adat, nilai budaya, dan agama dalam pandangan hidup di Indonesia. Nilai dalam Pancasila memiliki seperangkat nilai, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan. Kondisi Indonesia saat ini dapat diidentifikasi dengan melihat perilaku dan kepribadian masyarakat Indonesia yang tercermin dalam perilaku sehari-hari. Globalisasi tidak dapat dihindari, globalisasi membuat semua negara tampak tanpa batas. Untuk itu kita membutuhkan Pancasila sebagai penyaring globalisasi. Dasar Pancasila menjadi tuntunan agar bangsa Indonesia tetap menjadi bangsa yang demokrasi dan satu serta tidak terpengaruh dengan budaya luar yang negatif dan tidak sesuai dengan jati diri Indonesia. Perlunya pembudayaan nilai-nilai Pancasila bukan hanya pemahaman, tetapi harus dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan oleh setiap individu. Kewajiban akan hal tersebut harus diajarkan kepada para insan penerus bangsa, khususnya mahasiswa. Oleh sebab itu, perlu kesadaran untuk menumbuhkan dan melaksanakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan Pancasila. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei online pada 1.200 responden ini dengan tujuan mengukur pendapat masyarakat perihal Pendidikan Pancasila bagi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berasumsi bahwa Pendidikan Pancasila sangat penting dan diperlukan. Kebenaran hal tersebut dapat dirasakan, di era globalisasi ini perlu ada kesadaran dan penangan yang lebih teliti dari diri sendiri sehingga perlu pembekalan yang kuat yaitu Pancasila bagi bangsa Indonesia.Referensi
Asmaroini, A. P. (2016). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Bagi Siswa di Era Globalisasi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(2), 440-450.
Astarita, C., Helfina, S., Umaternate, F., & Assingkily, M. S. (2024). Pancasila Sebagai Filsafat: Tinjauan Analisis Pemahaman dan Sikap Mahasiswa. Fatih: Journal of Contemporary Research, 1(2), 86-93. https://ziaresearch.or.id/index.php/fatih/article/view/21.
Budisutrisna. (2006). Teori Kebenaran Pancasila sebagai Dasar Pengembangan Ilmu. Jurnal Filsafat, 39(1), 57-76.
Budiarta, I Wayan. 2019. “Pancasila sebagai Ideologi Pendidikan Kritis dan Holistik di Indonesia.” Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Vol. 1, No. 2, Oktober 2019.
Iswadi, I., Assingkily, M. S., & Iriansyah, H. S. (2022). The Learning of Pancasila Seen from the Perspective of Islam in Aceh: What Lessons Can Be Learned?. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 8(4), 1039-1051. https://ojspanel.undikma.ac.id/index.php/jurnalkependidikan/article/view/6233.
Sumaryati., & Sukmayadi, T. 2021. Kebenaran Pancasila Sebagai Dasar Negara Dalam Pandangan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(2): 408-416.
Saraswati, A. S. 2023. Pendidikan Pancasila bagi Mahasiswa di Era Globalisasi. Jurnal Pancasila dan Bela Negara. 3 (1) : 1-6
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dafina Nabila Nasution, John Moses Sintong Sinaga, M. Rifqi Athariq, Regina H.S Munthe, Triana Margaretha Napitupulu, Bisru Hafi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

