Peningkatan Literasi Melalui Pendidikan Karakter Siswa SDN 14 Pinrang
DOI:
https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i2.615Kata Kunci:
Literasi, Pendidikan Karakter, Penelitian Tindakan Kelas, Siswa Sekolah DasarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui penerapan pendidikan karakter di SDN 14 Pinrang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah satu kelas yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes dengan instrumen berupa lembar observasi dan soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi siswa dari pra-siklus hingga siklus II. Nilai rata-rata pra-siklus sebesar 58 meningkat menjadi 72 pada siklus I dan mencapai 86 pada siklus II. Penerapan nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan gemar membaca berpengaruh positif terhadap peningkatan literasi siswa. Dengan demikian, pendidikan karakter terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar.
Referensi
Anwar, M. (2022). Hubungan antara karakter disiplin dan literasi membaca. Jurnal Pendidikan, 11(3), 189–199.
Assingkily, M. S. (2021). Penelitian Tindakan Kelas: Membenahi Pendidikan dari Kelas. Medan: CV. Pusdikra Mitra Jaya.
Dewi, A. (2020). Pengembangan literasi melalui pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Nasional, 7(3), 222–233.
Fauzan, T. (2024). Analisis peningkatan literasi membaca melalui pendidikan karakter. Jurnal Ilmiah Guru, 5(1), 33–46.
Hasanah, N. (2023). Efektivitas nilai karakter terhadap literasi siswa. Jurnal Cendekia, 5(2), 130–142.
Hidayat, R. (2023). Evaluasi program literasi sekolah berbasis karakter. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(2), 55–70.
Kadir, N. (2022). Pendekatan karakter dan literasi dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Edukasi Indonesia, 8(4), 300–311.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (2020). Panduan penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (2021). Panduan gerakan literasi sekolah dasar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kurniawati, L. (2024). Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik di SD. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 23–35.
Lestari, D. (2022). Pendidikan karakter sebagai upaya meningkatkan literasi siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 115–126.
Nurhayati, S. (2021). Integrasi nilai karakter dalam pembelajaran literasi di sekolah dasar. Jurnal Literasi, 5(1), 32–45.
Putri, R. (2020). Pendidikan karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD. Jurnal Edukasi, 10(1), 56–68.
Rahman, H. (2021). Gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa SD. Jurnal Sekolah Dasar, 8(1), 45–56.
Rahmawati, D. (2025). Integrasi pendidikan karakter dalam literasi membaca. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(2), 98–110.
Rahayu, E. (2023). Model pembelajaran berbasis karakter untuk peningkatan literasi. Jurnal Guru Kreatif, 7(4), 250–263.
Sari, M. (2022). Peran guru dalam mengintegrasikan nilai karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 12–25.
Suryani, I. (2022). Pendidikan karakter dan peningkatan literasi di era digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(1), 67–78.
Wibowo, S. (2021). Pengaruh pembiasaan membaca terhadap literasi anak SD. Jurnal Literasi Pendidikan, 4(2), 90–101.
Widodo, P. (2025). Pendidikan karakter dan literasi siswa di era digitalisasi sekolah. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 44–57.
Wulandari, A., & Sari, N. (2023). Pengaruh pendidikan karakter terhadap literasi membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Edukasi Anak, 6(3), 210–220.
Yusuf, A. (2024). Strategi guru dalam menumbuhkan literasi di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(2), 110–121.
