Efektivitas Konseling Kognitif Behavior dengan Teknik Mindfulness untuk Mengatasi Kecemasan Sosial pada Siswa SMP Negeri 6 Singaraja
DOI:
https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i3.1217Kata Kunci:
Kecemasan Sosial, Kognitif Behavior, Mindfulness, Single Subject ResearchAbstrak
Kecemasan sosial adalah salah satu masalah yang sering dihadapi oleh remaja dan dapat menghalangi hubungan sosial, rasa peraya diri, serta keterlibatan dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif konseling kognitif behavioral dengan teknik mindfulness dalam mengatasi kecemasan sosial pada siswa SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian ini menerapkan metode Single Subject Reseacrh dengan desain A-B-A yang mencakup fase baseline 1 (A1), fase intervensi (B), dan fase baseline 2 (A2). Subjek yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari tiga siswa dengan tingkat kecemasan yang tinggi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terkaitkecemasan sosial, dan kemudian dianalisis menggunakan analisis visual serta Uji Wilcoxon untuk data berjenjang. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya penurunan skor kecemasan sosial pada semua subjek dari fase 1 ke fase intervensi dan berlanjut hingga fase baseline 2. Uji Wilcoxon menunjuka nili J hitung = 0 dan J tabel = 0, yang berarti hipotesis penelitian diterima. Temuan ini membuktikan bahwa konseling kognitif behavior dengan teknik minfulness berhasil mengurangi kecemasan sosial pada siswa.
Referensi
Adelia Prastia, T., Pratikto, H., & Psikologi, F. (2023). Kecemasan sosial pada remaja pengguna media sosial: Menguji peranan body image. Inner: Journal of Psychological Research, 2.
Aini, D. K. (2019). Penerapan Cognitive Behaviour Therapy dalam mengembangkan kepribadian remaja di panti asuhan. Jurnal Ilmu Dakwah, 39(1), 70–90.
Aminah, I., Novianti, E., & Tobing, D. L. (2023). Kecemasan sosial pada remaja yang mengalami perundungan di Desa Ragajaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 15.
Arjanto, P. (2022). Uji reliabilitas dan validitas DASS-21. Jurnal Psikologi Perseptual, 7.
Gkintoni, E., Vassilopoulos, S. P., & Nikolaou, G. (2025). Mindfulness-based cognitive therapy in clinical practice: A systematic review of neurocognitive outcomes and applications for mental health and well-being. Journal of Clinical Medicine, 14(5). https://doi.org/10.3390/jcm14051703
Imaddudin, A., Arumsari, C., & Dianah, R. (2023). Profil kecemasan sosial terhadap siswa SMA dan implikasinya terhadap layanan konseling. Jurnal Bimbingan Konseling, 7(2).
Kearney, C. A. (2005). Social anxiety and social phobia in youth: Characteristics, assessment, and psychological treatment.
Mar’atussolihah, U., Fitriani, A., & Izzati, I. D. C. (2024). Fear of negative evaluation (FNE), parent attachment, dan kecemasan sosial: Menguraikan keterkaitannya dalam kehidupan mahasiswa. Jurnal Psikologi Sains & Profesi, 8(2), 96–102.
Maulana, I., Hendrawati, H., Amira, I., & Senjaya, S. (2022). Intervensi MBCT (Mindfulness-Based Cognitive Therapy) pada pasien ansietas: A scoping review. Malahayati Nursing Journal, 4(8), 2049–2061. https://doi.org/10.33024/mnj.v4i8.6797
Mutari, N. P. H., Suranata, K., Dharmayanti, P. A., Suarni, N. K., & Dantes, N. (2023). Cognitive behavioral counseling guide with cognitive restructuring techniques to reduce social anxiety in students victims of bullying. Bisma The Journal of Counseling, 7(3), 423–430. https://doi.org/10.23887/bisma.v7i3.75224
Nur Olivia, N., Nurfauziatul Hasanah, P., & Suminar, C. (2024). Konsep diri dan kecemasan sosial pada remaja: Studi deskriptif pada remaja kelas XII di SMA Negeri 2 Majalaya. JIKSA: Jurnal Ilmu Keperawatan Sebelas April, 6(1).
Oktaviawati, M., & Sa’adah, N. (2024). [Judul artikel sesuai sumber pada skripsi]. Jurnal Bimbingan Konseling, 10, 117–127. https://doi.org/10.22373/je.v10i1.18759
Poetry, T., Tjalla, A., & Hidayat, D. R. (2024). Gambaran kecemasan sosial remaja akhir. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 34–40. https://doi.org/10.31316/gcouns.v9i1.6270
Pratiwi, D., Mirza, R., & El Akmal, M. (2019). Kecemasan sosial ditinjau dari harga diri pada remaja status sosial ekonomi rendah. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 9.
Rahmadiani, N. D. (2020). Cognitive behavior therapy dalam menangani kecemasan sosial pada remaja. Procedia: Studi Kasus dan Intervensi Psikologi, 4(1). https://doi.org/10.22219/procedia.v4i1.11961
Ramadhan, R. M. I., Wangi, E. N., & Qadariah, S. (2022). Efektivitas intervensi Mindfulness Based Cognitive Therapy terhadap penurunan tingkat kecemasan sosial pada korban bullying di Kota Bandung. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 4(1), 11–16. https://doi.org/10.29313/jiks.v4i1.9033
Rizky, M., & Karneli, Y. (2022). Efektifitas pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) untuk mengatasi depresi. Jurnal Literasi Pendidikan, 1(2). https://doi.org/10.56480/eductum.v1i2.748
Sa’adah, F. M., & Rahman, I. K. (2015). Konsep bimbingan dan konseling Cognitive Behavior Therapy (CBT) dengan pendekatan Islam untuk meningkatkan sikap altruisme siswa. Jurnal Hisbah, 12(2), 49.
