Pemberdayaan Perempuan Pesisir Melalui Strategi Nafkah Ganda: Ketahanan Rumah Tangga Saat Paceklik di Pantai Cermin
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i4.1405Kata Kunci:
Musim Paceklik, Pemberdayaan Masyarakat Pesisir, Sosiologi Maritim, Sosiologi Pedesaan, Strategi Nafkah GandaAbstrak
Komunitas desa pesisir yang bergantung pada perikanan tangkap tradisional menghadapi kerentanan ekologis dan struktural ketika memasuki musim paceklik atau musim barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan perempuan pesisir melalui penerapan strategi nafkah ganda dalam mempertahankan ketahanan rumah tangga nelayan saat musim paceklik di Desa Pantai Cermin Kiri dan Desa Pantai Cermin Kanan, Kabupaten Serdang Bedagai, melalui perspektif Sosiologi Pedesaan dan Sosiologi Maritim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang memadukan analisis data sekunder terverifikasi serta rancangan pengumpulan data lapangan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di tengah ketergantungan 1.850 nelayan kecamatan pada sumber daya laut terbuka, karakteristik hibrida ekosistem desa pesisir-agraris di Pantai Cermin memungkinkan perempuan mengaktifkan empat klaster rekayasa nafkah, yaitu kerajinan anyaman pandan laut yang bertahan sejak tahun 1980 dan berkembang menjadi usaha mikro desa, pengolahan hasil laut pascapanen, usaha mikro di kawasan wisata bahari, serta buruh tani musiman. Strategi nafkah ganda berbasis jaringan sosial ketetanggaan ini terbukti menjaga integrasi rumah tangga nelayan dan memutus ketergantungan utang patron-klien kepada tengkulak (tauke) saat musim barat. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat desa pesisir menuntut penguatan kelembagaan kolektif desa, akses permodalan mikro, dan adopsi teknologi tepat guna yang selaras dengan karakteristik sosio-ekologis maritim.
Referensi
Allison, E. H., & Ellis, F. (2001). The livelihoods approach and management of small-scale fisheries. Marine Policy, 25(5), 377–388.
Awalia, H., Hamdi, S., & Nasrullah, A. (2023). Perangkap kemiskinan pada wanita pesisir Pantai Cemara Kabupaten Lombok Barat. Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya, 25(2), 128–151.
Ayu, D. (2023). Peran sektor perikanan terhadap perekonomian masyarakat pesisir Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3), 6171–6182. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/2833
Badan Pusat Statistik Kabupaten Serdang Bedagai. (2018). Kecamatan Pantai Cermin dalam angka 2018. BPS Kabupaten Serdang Bedagai.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Serdang Bedagai. (2023). Kabupaten Serdang Bedagai dalam angka 2023. BPS Kabupaten Serdang Bedagai.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Serdang Bedagai. (2024). Kabupaten Serdang Bedagai dalam angka 2024. BPS Kabupaten Serdang Bedagai.
Dharmawan, A. H. (2007). Sistem penghidupan dan nafkah pedesaan: Pandangan sosiologi nafkah (livelihood sociology) Mazhab Barat dan Mazhab Bogor. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 1(2), 169–192. https://doi.org/10.22500/sodality.v1i2.5932
Ellis, F. (2000). The determinants of rural livelihood diversification in developing countries. Journal of Agricultural Economics, 51(2), 289–302. https://doi.org/10.1111/j.1477-9552.2000.tb01229.x
Hidayat, A., Lestari, D., & Rahmawati, D. (2021). Pengaruh ketidakstabilan ekonomi terhadap stres pada wanita pesisir. Jurnal Psikologi Ekonomi, 10(2), 110–120.
Kusnadi. (2000). Nelayan: Strategi adaptasi dan jaringan sosial. Humaniora Utama Press.
Kusnadi. (2009). Keberdayaan nelayan dan dinamika ekonomi pesisir. Ar-Ruzz Media.
Kusnadi. (2010). Kebudayaan masyarakat nelayan [Makalah ilmiah]. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
Kusuma, P. (2021). Dukungan sosial dalam mengurangi stres pada wanita yang menjalani peran ganda. Jurnal Psikologi Sosial Indonesia, 17(2), 98–110.
Lubis, R. A. (2023). Pemberdayaan perempuan miskin nelayan (Studi kasus Desa Paluh Kurau Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang). Universitas Sumatera Utara.
Natarajan, N., Newsham, A., Rigg, J., & Suhardiman, D. (2022). A sustainable livelihoods framework for the 21st century. World Development, 155, 105898.
Sarah, M., & Yusri, M. (2021). Kehidupan sosial ekonomi perempuan perajin tikar di Desa Pantai Cermin Kiri Kabupaten Serdang Bedagai. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP), 2(2). https://doi.org/10.30596/jisp.v2i2.7874
Satria, A. (2015). Pengantar sosiologi masyarakat pesisir. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Scoones, I. (2021). Sustainable livelihoods and rural development. Practical Action Publishing. https://doi.org/10.3362/9781780448749
Siagian, R. M., Darwis, & Yulinda, E. (2020). Strategi adaptasi masyarakat nelayan dalam menghadapi kemiskinan di Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir, 1(4), 64–69.
Suwandi, M. A., & Prihatin, S. D. (2020). Membangun keberdayaan nelayan: Pemberdayaan masyarakat nelayan melalui “Kelompok Usaha Bersama Berkah Samudra” di Jepara, Indonesia. JISPO: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 10(2), 231–255.
Syarifah, Rochadi, R. K., Wahyuni, H. S., Sembiring, M. T., Lingga, N. R., Sembiring, V. A. B., & Lubis, H. S. (2024). Pemberdayaan Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) dalam isu gender dan hak kesehatan reproduksi di Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://jurnal.unpad.ac.id/kumawula/article/view/65862
Wahyuni, Gani, I. R., & Dharmawan, A. H. (2022). Strategi nafkah rumah tangga nelayan pada masa paceklik. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 1(1), 26–36.
Zahara, F. (2023). Pemberdayaan perempuan pesisir untuk memenuhi kesejahteraan ekonomi keluarga di Desa Lubuk Cuik Kabupaten Batubara. Universitas Sumatera Utara.

