Penguatan Pendidikan Karakter Islami Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Era Society 5.0 di MIN 1 Sibuhuan

Penulis

  • Lumpia Hannum HSB Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Denni Khodijah Daulay Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Salma Yana Hasibuan Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Dina Sari HSB Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Patimah Daulay Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Wardiatul Hamdiah Batubara Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Shopiah Annawari Hasibuan Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Zabbar Al-Zauhari Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Ahmad Saukani Siregar Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Lina Maya Sari Siregar Institut Agama Islam Padang Lawas

DOI:

https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1016

Kata Kunci:

Pendidikan Karakter Islami, Pendidikan Agama Islam, Era Society 5.0

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan pendidikan karakter Islami melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada era Society 5.0 di MIN 1 Sibuhuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, dua guru Pendidikan Agama Islam, dua wali kelas, dan dua peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penguatan pendidikan karakter Islami telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap perencanaan, guru mengintegrasikan nilai-nilai karakter Islami ke dalam perangkat pembelajaran dan program pembiasaan religius. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, budaya religius madrasah, serta pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana. Evaluasi karakter dilakukan melalui observasi sikap, pembinaan, dan kerja sama dengan orang tua. Implementasi strategi tersebut didukung oleh komitmen seluruh warga madrasah, budaya religius, dan kolaborasi dengan orang tua, meskipun masih menghadapi kendala berupa pengaruh media sosial, penggunaan gawai, serta perbedaan latar belakang peserta didik. Secara keseluruhan, strategi yang diterapkan memberikan implikasi positif terhadap pembentukan karakter religius, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial peserta didik sehingga relevan sebagai model penguatan pendidikan karakter Islami pada era Society 5.0.

Referensi

Fukuyama, M. (2018). Society 5.0: Aiming for a New Human-Centered Society. Japan SPOTLIGHT, 27–47.

Hidayat, R., Sauri, S., & Kosasih, A. (2023). Penguatan pendidikan karakter religius melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(4), 2548–2558.

Kartika, I., & Arifudin, O. (2022). Implementasi manajemen mutu pembelajaran sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Alamar: Jurnal Pendidikan Agama Islam, Manajemen dan Syariah, 4(1), 1–10.

Lickona, T. (2013). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Marzuki. (2015). Pendidikan Karakter Islam. Jakarta: Amzah.

Maulidin, S., & Lukitasari, D. (2024). Manajemen mutu pendidikan dalam meningkatkan prestasi sekolah. ACTION: Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah, 4(3), 102–111.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Mulyasa, E. (2022). Menjadi Guru Penggerak Merdeka Belajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muslich, M. (2022). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Nata, A. (2017). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Rahmawati, D., & Suryadi, A. (2022). Tantangan pendidikan karakter pada era Society 5.0 dalam pembelajaran abad ke-21. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 156–169.

Sari, N., & Wibowo, A. (2024). Implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada era digital. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 45–58.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suyadi. (2020). Pendidikan Islam dan Neurosains: Meneguhkan Karakter Generasi Muslim di Era Digital. Jakarta: Kencana.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Zuchdi, D. (2019). Pendidikan Karakter: Konsep Dasar dan Implementasi di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: UNY Press.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-18

Cara Mengutip

HSB, L. H., Daulay, D. K., Hasibuan, S. Y., HSB, D. S., Daulay, P., Batubara, W. H., Hasibuan, S. A., Al-Zauhari, Z., Siregar, A. S., & Siregar, L. M. S. (2026). Penguatan Pendidikan Karakter Islami Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Era Society 5.0 di MIN 1 Sibuhuan. Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 3205–3215. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1016

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama