Pengaruh Analisis Unsur Instrinsik pada Novel “Ayahku Bukan Pembohong” Karya Tere Liye: Kajian Semiotika
DOI:
https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i2.1044Kata Kunci:
Nilai-nilai Moral, Novel, Semiotika, Tere Liye, Unsur InstrinsikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik dan mengungkap makna yang terkandung dalam novel Ayahku (Bukan) Pembohong karya Tere Liye melalui kajian semiotika. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa baca dan catat. Data penelitian berupa kutipan-kutipan dalam novel yang berkaitan dengan tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, amanat, serta tanda-tanda yang mengandung makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memiliki unsur intrinsik yang terdiri atas tema, tokoh dan penokohan, alur campuran, latar, sudut pandang orang pertama, dan amanat yang saling mendukung dalam membangun cerita. Tema utama yang ditemukan adalah kasih sayang orang tua, kejujuran, dan pengorbanan. Kajian semiotika menunjukkan bahwa berbagai cerita yang disampaikan tokoh Ayah mengandung simbol yang merepresentasikan nilai kerja keras, tanggung jawab, keteguhan, serta pentingnya menghormati orang tua. Novel ini mengandung nilai moral dan pendidikan yang relevan dengan kehidupan pembaca.
Referensi
Al-Ma’ruf, A. I., & Nugrahani, F. (2017). Pengkajian sastra. Surakarta: CV. Djiwa Amarta.
Aini, A. N., & Puspitoningrum, E. (2022). Analisis Aspek Struktural dalam Novel Ayah Karya Andrea Hirata: Analysis of Structural Aspects in the Novel'Ayah'by Andrea Hirata. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(2), 94-99.
Amna, A., Harliyana, I., & Rasyimah, R. (2022). Analisis unsur intrinsik dalam novel te o toriatte (genggam cinta) karya akmal nasery basral. Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 227-239.
Ate, C. P., & Lawa, S. T. N. (2022). Analisis unsur intrinsik novel Ayah karya Andrea Hirata. HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan, 1(1), 33-40.
Handini, E. R. (2018). Kepribadian tokoh ayah dan tokoh dam dalam novel Ayahku (bukan) pembohong karya Tere Liye: Teori kepribadian Abraham Maslow. Jurnal Sapala, 5(1).
II, B. (2014). A. Pengertian Novel.
Fitriah, N., & Sobari, T. (2021). analisis unsur intrinsik dan nilai moral dalam novel “pelangi di atas cinta” karya chaerul al-attar. Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 4(2), 269-278.
Permana, A., Juwita, L., & Zenab, A. S. (2019). Analisis unsur intrinsik novel menggapai matahari karya Dermawan Wibisono. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 21-26.
Kusumandari, H., Oktaviani, U. D., & Astuti, S. (2019). Jenis Makna pada Novel Ayahku (Bukan) Pembohong Karya Tere Liye. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 12(2), 139-153.
Lorenza, Y., Nofasari, E., & Sebayang, S. K. H. (2024). KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL AYAHKU BUKAN PEMBOHONG KARYA TERE LIYE: karakteristik tokoh. Jurnal Serunai Bahasa Indonesia, 21(2).
Nurgiyantoro, B. (2018). Teori pengkajian fiksi. UGM press.
Pratiwi, D., Sobari, T., & Aeni, E. S. (2022). Analisis unsur intrinsik dan nilai moral novel Rentang Kisah karya Gita Savitri Devi. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(3), 203-212.
Rahmasari, S., Essing, J. Q., & Kurniawan, E. D. (2023). Analisis Kepribadian Tokoh Ayah Dalam Novel Ayahku Bukan Pembohong Karya Tere Liye. Jurnal Humaniora Teknologi, 9(2), 43-51.
Ratna, N. K. (2022). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra.
Riska, A. R. (2020). Analisis Unsur Intrinsik Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu Karya Tere-Liye. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(3), 515-522
Sahara, A. I., Rahmadani, A. A., Lubis, F., & Simanjuntak, E. E. (2021). Analisis Novel Ayahku (Bukan) Pembohong Karya Tere Liye dalam Pendekatan Psikologi Sastra. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 5(2), 187-197.
Stanton, R., Sugihastuti, & Abi Al Irsyad, R. (2007). Teori fiksi robert stanton. Pustaka Pelajar.
Yuliantini, Y. D., & Putra, A. W. (2017). Semiotika dalam Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu Karya Tere Liye. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 1(2), 65-72.
