Kesenjangan Literasi Digital Guru dalam Pembelajaran PAUD di TK Miftahul Ulum
DOI:
https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i2.788Kata Kunci:
Guru PAUD, Kesenjangan Digital, Literasi Digital, Pedesaan, Studi KasusAbstrak
Era Society 5.0 menuntut guru PAUD untuk memiliki literasi digital yang menyeluruh, bukan sekadar mengenal perangkat teknologi. Di wilayah pedesaan, tuntutan ini berbenturan dengan keterbatasan infrastruktur, minimnya pelatihan absennya standar digital yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi aktual literasi digital guru, bentuk kesenjangan yang terjadi di lapangan, serta faktor penghambat dan pendukungnya di TK Miftahul Ulum Brukbuk, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus, yang memungkinkan penggalian data secara mendalam melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi hambatan berlapis yang saling mengunci: akses internet tidak stabil, perangkat digital tidak tersedia, dan pelatihan profesional tidak terjangkau. Kesenjangan yang ditemukan bukan sekadar soal kemampuan teknis, melainkan cerminan dari jarak sistemik antara kebijakan nasional dan realitas lapangan yang belum pernah dikaji secara mendalam pada satu lembaga PAUD pedesaan di Jawa. Penelitian ini merekomendasikan agar pemangku kebijakan merancang program pelatihan yang responsif dan kontekstual terhadap keterbatasan nyata guru PAUD di pedesaan.
Referensi
Dalimunthe, N. A., dkk. (2025). Manfaat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. QOUBA: Jurnal Pendidikan, 2(2), 495-505.
Dermawan, A. W. (2025). Pengaruh idealisme dan realisme terhadap pendidikan. Jurnal, 2(1), 170-180.
Hardiyanti, W. E., & Alwi, N. M. (2022). Analisis kemampuan literasi digital guru PAUD pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3762-3773. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2309
Jaya, I. M. L. M. (2025). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Quadrant.
Lestari, N. P., & Hasjiandito, A. (2025). Pengaruh kesenjangan akses dan keterampilan teknologi informasi terhadap eksistensi digital guru PAUD di era AI. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 414-425. https://murhum.ppjpaud.org/index.php/murhum/article/view/1420
Magfiroh, D. Z., dkk. (2026). Literasi digital guru PAUD dalam mengembangkan inovasi pembelajaran. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(6), 515-525.
Novitasari, Y., & Fauziddin, M. (2022). Analisis literasi digital tenaga pendidik pada pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3570-3577. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2333
Nurul Hafizah. (2023). Media pembelajaran digital generasi Alpha era Society 5.0 pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(4), 1670-1682.
Priyanti, E., & Haryanto. (2023). Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam menunjang pembelajaran di PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4585-4598. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4124
Qibtiyah, T. M. (2024). Teori perkembangan kognitif anak Vygotsky. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 200-210.
Rusmani, U. E. E., dkk. (2026). Peningkatan kompetensi komunikasi digital guru PAUD untuk memperkuat kolaborasi dengan orang tua milenial dan Gen Z. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1-12.
Sarifah Hairani, dkk. (2025). Analisis pengenalan literasi digital pada anak usia dini di era abad 21. Indonesian Journal of Early Childhood, 7(1), 210-220.
Sari Kumala, I. (2025). Pendidikan anak usia dini. Buku Sonpedia.
Sirjon, dkk. (2023). Analisis hambatan penggunaan TIK dalam pembelajaran anak usia dini pada masa pandemi COVID-19 tahap II di Papua. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6018-6029. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5217
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Sutopo, D. S. (2025). Merajut benang digital: Dialektika literasi teknologi dan transformasi sosial dalam masyarakat pedesaan kontemporer. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(3), 7255-7265.
Tanggur, F. S. (2022). Literasi digital dalam perspektif guru di wilayah pedesaan Pulau Timor. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 5(2), 285-295.
Taufik, M. (2023). Literasi digital. PT. NAS Indonesia.
Yanto, A. (2022). Literasi digital. PT Global Eksklusif Teknologi.
Yhunanda. (2023). Strategi pembelajaran guru yang efektif dalam perspektif prinsip DAP. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(1), 235-245.
