Analisis Program Imunisasi Campak Serta Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Cakupan Imunisasi Pada Anak Usia Sekolah Dasar (SD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Cakupan Imunisasi Pada Anak Usia Sekolah Dasar (SD)
DOI:
https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i2.660Kata Kunci:
Imunisasi, Campak, Puskesmas, SiswaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program imunisasi campak serta faktor-faktor yang memengaruhi cakupan imunisasi pada anak usia sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya, Kota Padang. Secara khusus, penelitian ini mengkaji gambaran pelaksanaan program, proses pemberian imunisasi, serta sistem monitoring dan evaluasi yang dilakukan, termasuk identifikasi faktor yang menyebabkan rendahnya cakupan imunisasi. Setelah dilakukan identifikasi masalah kesehatan, penentuan prioritas masalah menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth). Metode ini digunakan untuk memilih masalah yang paling membutuhkan penanganan segera berdasarkan tingkat urgensi, keseriusan dampak, dan potensi perkembangan masalah. Penilaian dilakukan dengan skala 1–5, di mana Urgency menilai tingkat kegawatan, Seriousness menilai besarnya dampak, dan Growth menilai kecepatan perkembangan masalah apabila tidak segera ditangani. Berdasarkan hasil kegiatan magang, pelaksanaan program imunisasi di Puskesmas Lubuk Buaya telah berjalan sesuai pedoman Kementerian Kesehatan RI, meliputi imunisasi dasar, lanjutan, dan BIAS dengan perencanaan yang cukup terstruktur. Namun, cakupan imunisasi pada anak usia sekolah dasar masih belum mencapai target yang diharapkan. Hal ini dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan orang tua, kekhawatiran terhadap efek samping vaksin, serta dukungan sekolah yang belum optimal.Sistem pencatatan, pelaporan, serta monitoring dan evaluasi sudah berjalan baik, termasuk pelaksanaan imunisasi kejar untuk meningkatkan cakupan. Puskesmas juga telah melakukan berbagai upaya seperti edukasi kepada orang tua, koordinasi dengan sekolah, dan pemberian imunisasi tambahan.Secara keseluruhan, program imunisasi telah berjalan sesuai standar, namun masih diperlukan penguatan edukasi masyarakat, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta optimalisasi strategi imunisasi kejar untuk meningkatkan cakupan imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya.
Referensi
Adrian, K. (2025). Perbedaan vaksinasi dan imunisasi, ketahui faktanya di sini. https://www.alodokter.com/cari-tahu-perbedaan-vaksinasi-dan-imunisasi-di-sini
Arief. (2022). 101 anak di Padang terkena penyakit campak. https://rakyatsumbar.id/101-anak-di-padang-terkena-penyakit-campak/
Dava.com. (2025). Faktor yang mempengaruhi cakupan imunisasi. https://sumberajar.com/kamus/faktor-yang-mempengaruhi-cakupan-imunisasi
Dewi, M. P. (2024). Monitoring dan evaluasi program. https://www.scribd.com/document/743024175/Monitoring-dan-Evaluasi-Program
Dwi Hayati, E., Alfitri, R., & Soepraoen, I. R. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu melakukan imunisasi lengkap. Jurnal Kesehatan, 8(1). https://doi.org/10.33369/jvk.v8i1.42937
Erlin. (2025a). Imunisasi dasar anak. https://www.halodoc.com/kesehatan/imunisasi-dasar-anak
Erlin. (2025b). Vaksin campak: Dosis, manfaat, dan efek samping. https://www.halodoc.com/kesehatan/vaksin-campak
Gischa, S. (2023). Imunisasi: Pengertian, tujuan, manfaat, dan jenisnya. https://www.kompas.com/skola/read/2023/01/12/210000769/imunisasi-pengertian-tujuan-manfaat-dan-jenisnya
Katadata. (2026). Lonjakan campak awal 2026, pemerintah percepat imunisasi. https://katadata.co.id/infografik/69b17ebdc09f5/lonjakan-campak-awal-2026-pemerintah-percepat-imunisasi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman campak rubella 2020. https://www.slideshare.net/slideshow/pedomancampakrubella2020pdf/252730881
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman surveilans campak-rubela 2023. https://www.scribd.com/document/673764290/Juknis-Surveilans-Campak-Rubela-2023
Mandagi, M., dkk. (2022). Pelaksanaan program kesehatan efektif. https://www.scribd.com/document/674738913/MAKALAH-pelaksanaan-program-kesehatan
Mandaya Hospital Group. (2024). Vaksin campak: Manfaat, jadwal, dan efek samping yang perlu diketahui. https://mandayahospitalgroup.com/id/vaksin-campak-manfaat-jadwal-dan-efek-samping-yang-perlu-diketahui/
Marwis, S. M. K. (2025). Tantangan di balik rendahnya cakupan imunisasi. https://ayosehat.kemkes.go.id/tantangan-di-balik-rendahnya-cakupan-imunisasi-tinjauan-dari-aspek-sosial-budaya-keyakinan-dan-arus-informasi
Muhawarman, A. (2025). KLB campak meningkat, Kemenkes ingatkan pentingnya imunisasi lengkap. https://kemkes.go.id/id/klb-campak-meningkat-kemenkes-ingatkan-pentingnya-imunisasi-lengkap
Murzen, R. (2025). Gejala campak. https://www.alodokter.com/campak/gejala
Promosi Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. (2024). Apa itu penyakit campak? https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3490/apa-itu-penyakit-campak
Puskesmas Lubuk Buaya. (2025). Data cakupan imunisasi campak PKM 2025.
Puskesmas Lubuk Buaya. (2026). RPK ILP Puskesmas 2026 Lubuk Buaya.
Riantina, A., & Sitorus, R. J. (2024). Analisis faktor risiko yang mempengaruhi kejadian campak di Indonesia: Literature review. Jurnal Kesehatan, 12(1).
Rindi Salsabilla. (2024). Infeksi campak dunia naik 10 juta kasus, WHO ungkap penyebabnya. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20241115104330-33-588461/infeksi-campak-dunia-naik-10-juta-kasus-who-ungkap-penyebabnya
Sagita, D. (2026). Waspada! Kasus campak naik akibat rendahnya cakupan vaksinasi RI. https://www.suara.com/news/2026/03/09/132229/waspada-kasus-campak-naik-akibat-rendahnya-cakupan-vaksinasi-ri
Setiaputri, K. (2024). Imunisasi: Manfaat, jenis, hingga efek sampingnya. https://hellosehat.com/parenting/kesehatan-anak/imunisasi/imunisasi-bayi-anak/
World Health Organization. (2024). Outbreak response immunization technical guidelines. https://www.who.int/indonesia/id/publications/m/item/outbreak-response-immunization-technical-guidelines
