Peran Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Peserta Didik Kelas V MI Darul Hikmah Bantarsoka
DOI:
https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i2.625Kata Kunci:
Kecerdasan Emosional, Orangtua, Peran Guru, Peserta DidikAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kecerdasan emosional bagi peserta didik kelas V MI Darul Hikmah Bantarsoka dalam menghadapi proses belajar, berinteraksi dengan teman, serta mengendalikan emosi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dan orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik, serta mengetahui bentuk kerja sama antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru kelas V, orang tua peserta didik, peserta didik, dan kepala madrasah sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pembimbing, teladan, motivator, dan fasilitator dalam mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik melalui pembiasaan sikap positif, pemberian nasihat, penguatan, dan penyelesaian konflik di kelas. Orang tua berperan sebagai pendidik pertama melalui perhatian, komunikasi, keteladanan, pembiasaan tanggung jawab, dan pengawasan di rumah. Pembahasan menunjukkan bahwa kerja sama guru dan orang tua sangat penting agar pembinaan emosi peserta didik berjalan secara konsisten. Kesimpulannya, peran guru dan orang tua mampu membantu peserta didik mengendalikan emosi, memiliki empati, menghargai teman, dan menjalin hubungan sosial yang baik.Referensi
Aini, R. (2025). Peran guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa kelas II di SDN 7 Sambik Bangkol Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara tahun pelajaran 2024/2025. Jurnal Arden Jaya Publisher.
Araúz-Ledezma, A. B., Massar, K., & Kok, G. (2022). Implementation of a school-based Social Emotional Learning Program in Panama: Experiences of adolescents, teachers, and parents. International Journal of Educational Research, 115, 101997. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2022.101997
Assingkily, M. S. (2021). Metode Penelitian Pendidikan: Panduan Menulis Artikel Ilmiah dan Tugas Akhir. Yogyakarta: K-Media.
Drew, A. L., Finster, M., & Tyner, A. (2024). What do parents know about social-emotional learning in schools? Social and Emotional Learning: Research, Practice, and Policy.
Husni, M. (2025). Sinergi peran guru dan orang tua dalam optimalisasi perkembangan kecerdasan emosional anak. CJPE: Cokroaminoto Journal of Primary Education.
Iskandar, Y. (2024). The impact of emotional intelligence, teacher-student relationships, parental involvement, and classroom climate on preschoolers’ social-emotional development. Proyeksi: Jurnal Psikologi, 19(1), 26–38.
Kasheem, A. (2025). The role of emotional intelligence in enhancing teacher-student relationships in rural schools. SIBATIK Journal.
Lestari, T., Rusmana, N., Rahmianti, T. N., & Saripah, I. (2025). Unraveling emotional intelligence: Exploring parenting patterns and sociodemographic determinants. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 17(2), 1892–1905. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i2.7037
Listianti, L. (2026). Teacher-parent collaboration in developing students’ independence and social-emotional skills at SDN 011 Cibuntu, Bandung City. Journal of Innovative Research in Primary Education.
Ngaisah, A., Nadiroh, N., & Jannah, F. R. (2026). Peran guru dan orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik kelas III di SD Negeri 1 Panambangan. JGK: Jurnal Guru Kita, 10(2). https://doi.org/10.24114/jgk.102.72891
Nurfauzia, I. (2025). Integration of Social Emotional Learning (SEL) in learning: Emotional approaches, teacher strategies, and students’ social-emotional development. Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.
Putri, A., & Ramadan, Z. H. (2025). The role of parents in developing emotional intelligence elementary school level children. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo, 18(3), 307–319.
Putri, M. A. (2024). Peran orang tua dalam perkembangan emosional anak sekolah dasar. MENTARI: Jurnal Pendidikan Anak.
Ross, M. (2025). Helping families learn about social emotional learning. Graduate Research Project, Grand Valley State University.
Saputro, F. E. (2025). Peran guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik di MI Ma’arif Gandu. Skripsi, IAIN Ponorogo.
Setyowati, D. A. (2025). Peran orang tua dalam meningkatkan kecerdasan emosional peserta didik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.
Sofiawati, E. T. (2025). Optimizing Social Emotional Learning (SEL) in elementary school. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.
Wijayanto, A. (2020). Peran orangtua dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak usia dini. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah.
Zubaidah, Z. (2025). Peran orang tua dalam mengelola kecerdasan emosional anak. Fathir: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan.
Tambahan klasik yang sering dipakai untuk dasar teori:
Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. New York: Bantam Books.
Mayer, J. D., & Salovey, P. (1997). What is emotional intelligence? Dalam P. Salovey & D. J. Sluyter (Eds.), Emotional Development and Emotional Intelligence: Educational Implications (hlm. 3–31). New York: Basic Books.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Uno, H. B. (2021). Orientasi Baru dalam Psikologi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
