Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menumbuhkan Kesadaran Ekoteologis Peserta Didik di Kutai Timur
DOI:
https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i2.623Kata Kunci:
Budaya Lokal, Ekoteologi, Guru Pendidikan Agama Islam, Kesadaran Lingkungan, Pendidikan IslamAbstrak
Kerusakan lingkungan hidup menjadi salah satu tantangan serius yang dihadapi masyarakat modern saat ini. Rendahnya kesadaran ekologis generasi muda menyebabkan meningkatnya berbagai persoalan lingkungan seperti banjir, pencemaran, dan kerusakan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun kesadaran ekoteologi peserta didik di SMAN 1 Muara Bengkal dan SMAN 1 Muara Ancalong Kabupaten Kutai Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran strategis sebagai pendidik, teladan, fasilitator, mediator budaya, pembimbing, dan penggerak komunitas sekolah dalam membangun kesadaran lingkungan peserta didik. Implementasi pendidikan berbasis ekoteologi dilakukan melalui integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, pembiasaan perilaku ramah lingkungan, kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, dan pelestarian budaya lokal. Faktor pendukung penelitian meliputi dukungan sekolah, budaya religius, dan partisipasi masyarakat. Sementara itu, faktor penghambat berupa keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan guru, dan pengaruh budaya konsumtif pada peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan Pendidikan Agama Islam berbasis ekoteologi sebagai upaya membentuk generasi yang religius, berkarakter, dan peduli lingkungan.
Referensi
Akbar, M. I. (2023). Ekospiritualisme Al-Qur’an (Studi Atas Tanggungjawab Manusia Sebagai Khalifah Fî Al-Ardh Dalam Penyelamatan Alam). Institut PTIQ Jakarta.
Andriani, Selfi, dkk. “The Role of Islamic Religious Education Teachers in Developing Educators with Integrity and Noble Character.” Suluah Pasaman 3, no. 1 (2024): 25–32.
Anggita Sakti, Syahria, dkk. “Revitalizing Local Wisdom Within Character Education Through Ethnopedagogy Approach.” Heliyon (2024).
Arumsari, Tania, dkk. “Integrasi Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an dalam Pengelolaan Kurikulum di Lembaga Pendidikan.” Indonesian Journal of Islamic Studies 1, no. 1 (2025): 23–33.
Bahari, Jon Iskandar. “Evaluation of Cognitive, Psychomotor, and Affective Aspects in Islamic Education.” International Journal of Educational Resources 4, no. 2 (2023): 137–163.
Bandhesa, A. M., dkk. “The Role of Community Participation in Education and the Integration of Local Wisdom in School Management.” Indonesian Journal of Educational Inquiry 2, no. 1 (2025): 23–31.
Christina Turner, Ian Harum Prasasti, Yasmika Baihaqi, dan Widi Andewi. “The Role of the Teacher as a Model in Forming Character Education in Primary School Students.” International Journal of Education, Culture and Technology 1, no. 1 (2024): 47–52.
Dedi Junaedi, dkk. “Guidance and Counseling in Islamic Perspective.” Proceeding of SAICGC (2024).
Feriana, D., Affandi, A., dan Suwendi, A. “Synergy of Islamic Communication in Building Environmental Love Character in Early Childhood.” Edudeena 9, no. 1 (2025): 1–12.
Haerudin, Dodi Ahmad. “Religious Education in Forming Students’ Character.” Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam 14, no. 1 (2025).
Hamzah, A., Soraya, I., & Kurjum, M. (2025). Desain bahan ajar bermuatan nilai-nilai Islam melalui model pembelajaran berbasis proyek: Kajian teoritis dan praktis. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 9(1), 227–245.
Handiyati, T., Qomariyah, S., & Kurniawan, J. (2023). Peran Pembelajaran Berbasis Lingkungan Dalam Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Di MI Cimahi Peuntas Kabupaten Sukabumi. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 1(4), 86–105.
Husna, Hanipatul, dkk. “Pembelajaran Berbasis Project dengan Integrasi Pendidikan Agama Islam dan Pentingnya Belajar Sepanjang Hayat.” Jumat: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4, no. 3 (2023): 158–164.
Husni, N., Trisoni, R., & Yahya, M. (2025). Peran Guru PAI Sebagai Pembimbing Sikap Religius Peserta Didik. AL-Ikhtiar: Jurnal Studi Islam, 3(1), 182–194.
Judrah, M., Arjum, A., Haeruddin, H., & Mustabsyirah, M. (2024). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membangun karakter peserta didik upaya penguatan moral. Journal of Instructional and Development Researches, 4(1), 25–37.
Kanchana, Raepe, dkk. “Sustaining Learning Interest Among Disengaged Students.” Sustainability 17, no. 9 (2025).
Khosi’in, Imam, dkk. “Strategies of Islamic Education Teachers Based on Local Wisdom in Enhancing Learning Quality.” Ta’limuna 13, no. 2 (2024): 98–112.
Lusiana dan Lutfiyatul Fahrieyah. “Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Islam.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin 2, no. 2 (2024).
Marlina, M., Syafi’i, W., dan Suwondo, S. “Validity and Practicality of Ecosystem E-Modules Integrated with Local Wisdom.” Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia 11, no. 2 (2025): 728–741.
Megasari, Septi, dkk. “Integration of Islamic Education in the Sustainable Development Goals Approach.” World Journal of Islamic Learning and Teaching 2, no. 2 (2025): 7–14.
Mudi Al Ghofiqi, Mohammad Imam. “Perkembangan Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal Budaya Samin.” Al-Mikraj 5, no. 2 (2025): 578–589.
Mulya, Purwasari Sedya, dan Antony, R. “Implementasi Keteladanan Guru dalam Menumbuhkan Kesadaran dan Kepedulian Lingkungan.” Jurnal Tahsinia 6, no. 2 (2025): 219–231.
Nashihin, M. I. (2023). Peran Kebudayaan Religius di Sekolah Terhadap Perkembangan Kecerdasan Spiritual Siswa (Studi Kasus Madrasah Pembangunan UIN Jakarta). Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 8(2), 144.
Nelson, L. P., Crow, M. L., dan Tice, K. C. “How Active-Learning Strategies Can Improve Efficacy and Critical Thinking Skills.” International Journal of Research on Service-Learning in Teacher Education 6 (2019): 1–13.
Pangarso, Zulkaisi Dwi, dan Edi Istiyono. “Go Formative for Formative Assessment Feedback.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni 11, no. 2 (2022): 243–253.
Rahadian Susana, Rina. “Da’wah Through Cultural Acculturation.” Asyahid Journal of Islamic and Qur’anic Studies 5, no. 1 (2023): 1–17.
Rahman, P., dan Misesa, M. “The Importance of Teachers in Developing Students’ Attitudes Toward Appropriate Dress.” Lenternal 3, no. 3 (2022): 165–170.
Ramli Yusuf, dkk. “Integrating Local Wisdom in Character Education.” Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan 16, no. 3 (2024): 4227–4238.
Romualdi, K. B., dan Sudrajat, A. “Development of Multimedia-Based Learning Videos.” Jinop 10, no. 1 (2024): 80–97.
Safitri, Sabrina Aulia, dan Feri Tirtoni. “Revitalizing the Culture of Local Wisdom Through Extracurricular Activities.” Jurnal Cakrawala Pendas 11, no. 2 (2025): 388–401.
Sundari, F. (2017). Peran guru sebagai pembelajar dalam memotivasi peserta didik usia sd.
Syahdania, S. D. K., & Suryaningtyas, P. R. (2026). Integrasi Nilai Agama Dan Budaya Dalam Pendidikan Islam Multikultural. JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, 14(1).
Syahriyah, E., Ulum, I. B. U., Khatin, L. S., & Muflihin, M. H. (2025). Manajemen Strategik Pembentukan Karakter Ekoteologi Siswa Sekolah Alam Baturraden Banyumas. JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, 13(2).
Vella, N. K. S., & Rizal, D. A. (2024). Ekoteologi dalam pemikiran Seyyed Hossein Nasr dan relasi agama-masyarakat. Al-I’timad: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat Islam, 2(2), 155–170.
Yunansah, H., & Herlambang, Y. T. (2017). Pendidikan berbasis ekopedagogik dalam menumbuhkan kesadaran ekologis dan mengembangkan karakter siswa sekolah dasar. EduHumaniora| Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 9(1), 27–34.
