Rendahnya Keterlibatan Siswa dalam Aktivitas Keagamaan Islam dan Dampaknya Terhadap Pembentukan Akhlak di Sekolah Dasar

Penulis

  • Harliati Ege Universitas Islam Negeri Kendari
  • La Hadisi Universitas Islam Negeri Kendari
  • Muljibir Rahman Universitas Islam Negeri Kendari

DOI:

https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i3.1291

Kata Kunci:

Aktivitas Keagamaan Islam, Keterlibatan Siswa, Pembentukkan Akhlak, Sekolah Dasar

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan siswa dalam aktivitas keagamaan Islam, faktor penyebab rendahnya keterlibatan, dampaknya terhadap pembentukan akhlak, serta strategi peningkatannya di SD Negeri Kecamatan Tongkuno. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlibatan siswa dalam aktivitas keagamaan Islam mencakup aspek kognitif, afektif, perilaku, dan sosial, tetapi belum optimal dan belum merata; (2) rendahnya keterlibatan dipengaruhi faktor internal berupa motivasi, kesadaran beragama, pemahaman terhadap makna kegiatan, dan kemampuan membaca Al-Qur’an, serta faktor eksternal berupa lingkungan keluarga, pergaulan, penggunaan teknologi, aktivitas siswa, dan keterbatasan sarana; (3) rendahnya keterlibatan berdampak pada belum optimalnya pembentukan akhlak, terutama kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian sosial, dan kesadaran moral-spiritual; dan (4) peningkatan keterlibatan dilakukan melalui pembiasaan keagamaan yang bermakna, keteladanan guru, kegiatan interaktif, pendekatan humanis, pelibatan aktif siswa, serta kerja sama sekolah dan orang tua. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan keterlibatan siswa dalam aktivitas keagamaan perlu diarahkan dari sekadar rutinitas menuju pengalaman keagamaan yang bermakna dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan akhlak siswa.

Referensi

Al-Ghazali. (1997). Ihya’ ‘Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Fikr.

Al-Jaza’iri, A. J. (2009). Minhaj al-Muslim. Beirut: Dar al-Fikr.

Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Bariyah, I., & Pierewan, A. C. (2017). Keterlibatan siswa (student engagement) terhadap prestasi belajar. Jurnal Pendidikan Sosiologi, 2(1), 1–8.

Erlanda, M., Sulistyarini, S., & Syamsuri, S. (2021). Implementasi pendidikan karakter religius melalui budaya sekolah di SMA Mujahidin Pontianak. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(3), 310–318.

Febriyanti, B. K., & Supriyadi. (2023). Fostering religious character in elementary school students: Insights from religious habituation activities. Indonesian Journal of Islamic Studies, 11(3), 1–14. https://doi.org/10.21070/ijis.v11i3.1678

Hawa, A. A., Anindya, A. I., Dewi, A. N., Qolbi, A. M., Qamadi, F. T., Fitri, R. A., & Febriyanti. (2023). Akhlak dalam perspektif pendidikan agama Islam. Al Anbya: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 1(1), 49–63.

Lickona, T. (2013). Educating for Character: Mendidik untuk Membentuk Karakter: Bagaimana Sekolah Dapat Mengajarkan Sikap Hormat dan Tanggung Jawab. Jakarta: Bumi Aksara.

Lilawati, A. (2020). Peran orang tua dalam mendukung kegiatan pembelajaran di rumah pada masa pandemi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 549–558.

Luthfiyah, U., Mukhlisin, & Rikza, A. (2025). Implementasi kegiatan keagamaan dalam pembentukan akhlak mulia siswa Madrasah Tsanawiyah Mambaul Ulum Corogo Janti Jogoroto Jombang. Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 1(3), 413–423. https://doi.org/10.63822/h9vac373

Mulyawati, F., Ngulwiyah, I., Taufik, M., & Pribadi, R. A. (2025). Peran guru dalam penguatan karakter religius melalui kegiatan pembiasaan keagamaan siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(1), 107–117. https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i1.4824

Novianti, S., Muhyani, M., & Sutisna, S. (2023). Keterlibatan siswi (student engagement) dalam kegiatan program keputrian korelasinya dengan akhlak siswi di SMA Negeri 5 Kota Bogor. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 1083–1098. https://doi.org/10.30868/ei.v12i02.4164

Nurbaiti, R., Alwy, S., & Taulabi, I. (2020). Pembentukan karakter religius siswa melalui pembiasaan aktivitas keagamaan. eL Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education, 2(1), 55–66. https://doi.org/10.33367/jiee.v2i1.995

Nurhidin, E. (2017). Inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pemanfaatan media pembelajaran kontekstual dan pengembangan budaya religius di sekolah. Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.30736/ktb.v1i1.23

Nurizah, A. K., & Amrullah, M. (2024). Religious character formation through Islamic habituation in primary education. Indonesian Journal of Islamic Studies, 12(4). https://doi.org/10.21070/ijis.v12i4.1741

Rokeach, M. (1973). The Nature of Human Values. New York: Free Press.

Rosyad, A. M. (2019). The implementasi nilai-nilai multikulturalisme melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (The implementation of multiculturalism values through learning of Islamic Religion Education): Multicultural education and learning of Islamic Religious Education. Risâlah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 5(1), 1–18.

Salaeh, A., Saha, N., Khair, N., Djabir, D. A., & Hamed, P. K. (2023). Character education concepts based on Al-Ghazali’s perspective in Ihya’ Ulumuddin. Southeast Asian Journal of Islamic Education, 5(2), 231–241. https://doi.org/10.21093/sajie.v5i2.6398

Sonia, S., Nur, T., & Herdiana, Y. (2022). Pembentukan karakter religius siswa melalui metode pembiasaan di MTs Al-Fathimiyah Karawang. FONDATIA, 6(3), 702–713. https://doi.org/10.36088/fondatia.v6i3.2049

Wicaksono, S. R. (2020). Joyful learning in elementary school. International Journal of Theory and Application in Elementary and Secondary School Education, 2(2), 80–90. https://doi.org/10.31098/ijtaese.v2i2.232.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Cara Mengutip

Ege, H., Hadisi, L., & Rahman, M. (2026). Rendahnya Keterlibatan Siswa dalam Aktivitas Keagamaan Islam dan Dampaknya Terhadap Pembentukan Akhlak di Sekolah Dasar. Journal of Contemporary Gender and Child Studies, 5(3), 1504–1512. https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i3.1291