Upaya Peningkatan Petani Padi Sebagai Sumber Kesejahteraan Masyarakat di Desa Panarian Kecamatan Barumun Selatan

Penulis

  • Ismail Nasution Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Nur Hayani Hasibuan Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Muhammad Abdul Gani Maulana Hasibuan Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Putri Adelia Lubis Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Rudi Ahmad Nasution Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Durriyah Pasaribu Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Nur Hajjah Wahyuni NST Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Marni Sari Daulay Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Rosliana Pulungan Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Juliani Hasibuan Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Riskiyatul Hamdiah Hasibuan Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Ardiansyah Lubis Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Henti Melinda Sari Nasution Institut Agama Islam Padang Lawas
  • Nazlah Fadila Hasibuan Institut Agama Islam Padang Lawas

DOI:

https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i3.1228

Kata Kunci:

Desa Panarian, Kesejahteraan Masyarakat, Pendapatan, Usaha Tani

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan usaha tani padi sebagai salah satu sumber kesejahteraan masyarakat di Desa Panarian, Kecamatan Barumun Selatan. Usaha tani padi memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat, namun keberlanjutannya masih dihadapkan pada berbagai kendala, seperti tingginya biaya produksi, keterbatasan sarana pertanian, kondisi cuaca, serangan hama dan penyakit, serta fluktuasi harga hasil panen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan dan pengetahuan mereka terhadap kegiatan pertanian di Desa Panarian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tani padi masih menjadi salah satu kegiatan ekonomi yang berperan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Desa Panarian. Peningkatan kesejahteraan petani dapat dilakukan melalui pengelolaan usaha tani yang lebih efektif, peningkatan produktivitas, penggunaan sarana produksi secara tepat, pengendalian hama dan penyakit, efisiensi biaya produksi, serta penguatan kerja sama antarpetani. Selain itu, akses terhadap informasi harga, pemasaran hasil panen, pendampingan, bantuan sarana pertanian, dan dukungan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam memperkuat keberlanjutan usaha tani padi. Dengan demikian, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui usaha tani padi perlu dilakukan secara terpadu melalui peningkatan kapasitas petani, efisiensi produksi, penguatan kelembagaan dan kerja sama, serta peningkatan akses pemasaran dan dukungan pemerintah desa.

Referensi

Adnyani, N. N. S. B. I., Antara, M., & Wijayanti, P. U. (2022). Pengaruh pendapatan, konsumsi rumah tangga, dan sosial demografi terhadap kesejahteraan keluarga petani padi di Subak Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 11(2).

Aryani, D., Thirtawati, T., Sakinah, N., & Silvian, T. (2025). Perbandingan skala usahatani padi rawa lebak: Luas lahan minimal untuk pemenuhan kesejahteraan petani. Jurnal Agrikultura, 36(2).

Artama, T. R., Noor, T. I., & Kurnia, R. (2024). Analisis efisiensi usahatani padi di Desa Mangkubumi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 11(2).

Deras, S., & Luju, M. T. (2024). Perbandingan produktivitas dan pendapatan usahatani padi sawah berdasarkan status kepemilikan lahan. Jurnal Agriuma, 6(1).

Dirgantari, I. A., Haryono, D., & Endaryanto, T. (2024). Analisis pendapatan dan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi di Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis, 12(2), 125–132.

Fadillah, F., Sabarudin, S., & Bustang, B. (2025). Analisis biaya produksi dan pendapatan pada usahatani padi (Studi petani padi di Desa Polenga Kecamatan Watubangga). Jurnal Akuntansi Kompetif, 8(3). https://doi.org/10.35446/akuntansikompetif.v8i3.2325

Haryana, A. (2026). Productivity and welfare of rice farmers in Indonesia: A policy reorientation toward innovation and total factor productivity. Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 10(2).

Kantu, R., Bakari, Y., & Boekoesoe, Y. (2024). Analisis pendapatan usahatani padi sawah di Desa Bulotalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 9(1).

Kurniawan, W., & Dewi, I. S. (2024). Analisis usahatani padi sawah di Desa Pulau Banjar Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Dinamika Pertanian, 40(3). https://doi.org/10.25299/dp.2024.vol40(3).19916

Lestari, R., Chuzaimah, C., Absharina, A., & Aisyah, A. (2025). Analisis komparatif pendapatan usahatani padi antara petani pemilik, petani penyewa dan petani penyakap di Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal AGRIBIS, 18(1).

Lorwens, W., Luntungan, E. M., & Tindage, J. R. (2025). Analisis pendapatan usahatani padi sawah kelompok tani Skima didampingi PT. Tirta Investama Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara. COCOS, 16(3).

Monica, T., Putra, V. P., & Veronice. (2025). Penilaian kesejahteraan petani padi menggunakan indikator pendapatan, pangsa pengeluaran pangan dan Good Service Ratio di Kabupaten Lima Puluh Kota. JIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 10(2), 199–214. https://doi.org/10.37149/jia.v10i2.1939

Muharamdani, M. R., Drianti, A., & Syahrani, S. (2024). Kontribusi usahatani padi sawah terhadap pendapatan usahatani keluarga di Desa Sumber Sari. Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, 2(10), 22–31. https://doi.org/10.572349/neraca.v2i10.2487

Oktari, A., Ogari, P. A., & Pusvita, E. (2024). Analisis pendapatan, pengeluaran dan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani padi di Kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten OKU Selatan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 11(2).

Perwata, K., Haruna, N., & Yasmin, Y. (2024). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi dan pendapatan usahatani padi Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur. Jurnal Pertanian Terpadu, 12(2), 141–150. https://doi.org/10.36084/jpt.v12i2.572

Primalasari, I., Octalia, V., & Mulyadi, M. (2025). Analisis pendapatan usahatani padi yang menggunakan pupuk bersubsidi dan non subsidi di Kabupaten Musi Rawas. Jurnal AGRIBIS, 18(2). https://doi.org/10.36085/agribis.v18i2.8607

Rayhan, M., Fahrudin, T., Sukawati, R., & Hardiansyah, H. (2024). Analisis biaya produksi, pendapatan, dan R/C pada usahatani jagung dan padi: Studi kasus di Desa Selaawi Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 8(3), 919–931. https://doi.org/10.31955/mea.v8i3.4428

Ridayati, R., Noormalasari, S., Hildasari, A. C., & Kobesi, P. S. (2024). Analisis pendapatan usahatani padi sawah di Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah. AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan, 6(1).

Septianita, D. (2024). Analisis keuntungan usahatani padi rawa lebak di Desa Ibul Besar III Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Ilmiah Management Agribisnis, 5(2), 77–84. https://doi.org/10.48093/jimanggis.v5i2.263

Sihombing, Y. S., Suandi, S., & Saputra, A. (2024). Kontribusi pendapatan usahatani padi sawah terhadap pendapatan petani di Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi. Agricultural Socio-Economic Empowerment and Agribusiness Journal.

Ulfa, M., Rahman, H., & Yustiana, Y. (2024). Efisiensi teknis dan faktor yang memengaruhi produksi padi lokal Sigupai di Kabupaten Aceh Barat Daya. Jurnal Agribisnis dan Komunikasi Pertanian, 7(2).

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-13

Cara Mengutip

Nasution, I., Hasibuan, N. H., Hasibuan, M. A. G. M., Lubis, P. A., Nasution, R. A., Pasaribu, D., NST, N. H. W., Daulay, M. S., Pulungan, R., Hasibuan, J., Hasibuan, R. H., Lubis, A., Nasution, H. M. S., & Hasibuan, N. F. (2026). Upaya Peningkatan Petani Padi Sebagai Sumber Kesejahteraan Masyarakat di Desa Panarian Kecamatan Barumun Selatan. Journal of Contemporary Gender and Child Studies, 5(3), 1393–1402. https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i3.1228

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama