Antara Identitas dan Bahasa Nasional: Dampak Penggunaan Bahasa Ibu terhadap Perkembangan Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar di Kawasan Multibahasa

Penulis

  • Abdul Rahman Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Dalman Dalman Institut Agama Islam Negeri Kendari

DOI:

https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i1.1160

Kata Kunci:

Bahasa Ibu, Kemampuan Berbahasa Indonesia, Pemerolehan Bahasa Kedua, Pendidikan Dasar, Sekolah Multibahasa

Abstrak

Penelitian ini mengkaji dampak multidimensional penggunaan bahasa ibu terhadap perkembangan kemampuan berbahasa Indonesia siswa kelas III pada konteks sekolah dasar multibahasa di Sulawesi Tenggara. Berpijak pada Teori Kontak Bahasa (Weinreich, 1953), Teori Behavioristik Pemerolehan Bahasa (Skinner), dan Kerangka Interaksionisme Vygotsky, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di SDN 7 Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah. Temuan menunjukkan bahwa dominasi penggunaan bahasa daerah Buton di lingkungan rumah dan sekolah menciptakan ekosistem bilingual yang terpolarisasi, yang secara bersamaan menghambat sekaligus memfasilitasi perkembangan bahasa Indonesia. Secara negatif, dominasi bahasa ibu membatasi penguasaan kosakata bahasa Indonesia, memicu fenomena campur kode dan alih kode yang masif, mengurangi partisipasi berbicara aktif, dan membatasi pemahaman terhadap instruksi akademik. Secara positif, bahasa ibu berfungsi sebagai jembatan kognitif, meningkatkan rasa nyaman dan kepercayaan diri siswa, serta melestarikan identitas budaya lokal. Studi ini berargumen bahwa dikotomi antara pelestarian bahasa ibu dan pengembangan bahasa Indonesia merupakan dikotomi palsu, dan mengadvokasi Pedagogi Transisi Bilingual yang memanfaatkan bahasa ibu sebagai perancah kognitif. Temuan berkontribusi pada bidang pendidikan bahasa di kawasan multibahasa serta menawarkan implikasi praktis bagi guru, pimpinan sekolah, dan pemangku kebijakan pendidikan.

Referensi

Benson, C. (2004). The importance of mother tongue-based schooling for educational quality. Background paper for EFA Global Monitoring Report 2005. UNESCO.

Benson, C., & Kosonen, K. (2024). Realizing linguistic rights through multilingual education policy and programming. Human Rights Education Review, 7(1), 124–126. https://doi.org/10.7577/hrer.5318

Chaer, A. (2020). Psikolinguistik: Kajian teoretik. Rineka Cipta.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). SAGE Publications.

Cummins, J. (2021). Rethinking the education of multilingual learners: A critical analysis of theoretical concepts. Multilingual Matters. https://doi.org/10.21832/9781800410596

Eberhard, D., Simons, G., & Fennig, C. (2021). Ethnologue: Languages of the World, 24th Edition.

Hidayah, N., Sari, D. P., & Rahayu, T. (2024). Interferensi bahasa ibu pada pemerolehan bahasa Indonesia anak di daerah multibahasa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 112-128.

Hidayat, A. (2023). Teori pemerolehan bahasa anak dalam perspektif behavioristik. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 12(1), 45-60.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Salamah, U., Nurlaela, L., & Wibowo, A. (2024). Perspektif interaksionisme dalam pemerolehan bahasa pertama dan kedua anak sekolah dasar. Lingua: Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(1), 23-38.

Sari, R. M., & Rahayu, E. (2024). Pendekatan bilingual transisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar daerah multibahasa. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(2), 89-105.

Setiawan, B. (2025). Bahasa ibu sebagai fondasi identitas dan kognitif anak pada usia sekolah dasar. Jurnal Linguistik Terapan Indonesia, 7(1), 12-29.

Skutnabb-Kangas. (2017). Language Rights and Linguistic Justice. Oxford: Routledge. 2, 1–59.

Soloway, E. (1993). Technology in education. Communications of the ACM, 36(5), 28–30. https://doi.org/10.1145/155049.155053.

Suryaningrum, C. (2023). Rendahnya kemampuan berbahasa Indonesia siswa sekolah dasar di daerah bilingual: Faktor dan solusi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 29(1), 45-58. https://doi.org/10.17977/um048v29i12023p45-58

Thomas, W. P., & Collier, V. P. (2002). A national study of school effectiveness for language minority students long-term academic achievement. Center for Research on Education, Diversity and Excellence.

UNESCO. (2016). If you don't understand, how can you learn? Global Education Monitoring Report Policy Paper 24. UNESCO Publishing.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Weinreich, U. (1953). Languages in contact: Findings and problems. Linguistic Circle of New York.

Wiratnaningsih, S. (2021). Teori Vygotsky dalam pemerolehan bahasa anak dan implikasinya dalam pembelajaran. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(2), 67-82.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Rahman, A., & Dalman, D. (2026). Antara Identitas dan Bahasa Nasional: Dampak Penggunaan Bahasa Ibu terhadap Perkembangan Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar di Kawasan Multibahasa. Journal of Contemporary Gender and Child Studies, 5(1), 605–615. https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i1.1160

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama