Pendampingan Efektivitas Program Tahfidz Al-Qur’an Berbasis Masjid dalam Membentuk Karakter Religius Generasi Muda di Desa Tambangan Kelekar
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.655Kata Kunci:
Pendampingan, Tahfidz Al-Qur’an, Masjid, Karakter Religius, Generasi MudaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program tahfidz Al-Qur’an berbasis masjid dalam membentuk karakter religius generasi muda melalui proses pendampingan yang dilakukan di Desa Tambangan Kelekar. Program tahfidz tidak hanya berfokus pada kemampuan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga pada pembinaan akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pembiasaan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pembina tahfidz, pengurus masjid, peserta program, serta orang tua peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfidz Al-Qur’an berbasis masjid memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan karakter religius generasi muda. Peserta mengalami perubahan perilaku ke arah yang lebih baik, seperti meningkatnya kedisiplinan dalam beribadah, kebiasaan membaca Al-Qur’an, sikap sopan santun, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Proses pendampingan dilakukan melalui kegiatan setoran hafalan, muroja’ah, pembinaan akhlak, motivasi keagamaan, serta pembiasaan ibadah berjamaah di masjid. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi lingkungan masjid yang religius, dukungan orang tua, dan peran aktif pembina tahfidz, sedangkan faktor penghambatnya meliputi pengaruh media sosial dan kurangnya motivasi sebagian peserta. Dengan demikian, program tahfidz Al-Qur’an berbasis masjid dinilai efektif dalam membentuk karakter religius generasi muda di Desa Tambangan Kelekar.
Referensi
Abdul Rauf, Abdul Aziz Abdul. (2004). Kiat Sukses Menjadi Hafizh Qur’an Da’iyah.
Bandung: Syaamil Cipta Media
Akbar, A., & Hidayatullah, H. (2016). Metode Tahfidz Al-Quran di Pondok Pesantren Kabupaten Kampar. Jurnal Ushuluddin, 24(1), 81-102.
https://doi.org/10.24014/jush.v24i1.1517
Al-Ghautsani, Y. bin A. (2004). Cara Mudah dan Cepat Menghafal Al-Quran. Pustaka Azam. Al-Hafidz, A. W. (2005). Bimbingan Praktis Menghafalkan Al-Quran. Bumi Aksara.
Al-Hafidz, Ahsin W. (2010). Bimbingan Praktis Menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Bumi
Aksara.
Al-Qardhawi, Yusuf. (1999). Berinteraksi dengan Al-Qur’an. Jakarta: Gema Insani. Arikunto, Suharsimi. (2013) Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:
Rineka Cipta.
As'ad, A. (2007). Terjemahan Ta'limul Muta'allim (Bimbingan Bagi Penuntut
Daradjat, Zakiah. (2011). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.Ilmu Pengetahuan). Menara Kudus.
Lickona, Thomas. (1991) Educating for Character. New York: Bantam Books.
Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. (2014) Qualitative Data Analysis. California: SAGE Publications.
Moleong, Lexy J. (2018) Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Muhaimin.(2012) Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2012) Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya. Munawwir, Ahmad Warson.(1997). Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia. Surabaya:
Pustaka Progressif.
Nata, Abuddin. (2014). Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Nawabuddin, A., & Ma'arif, B. S. (2005). Teknik Menghafal Al-Quran (Kaifa Tahfidz Al- Quran). Sinar Baru Algesindo.
Ramayulis. (2015). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.
Sa’dulloh. (2008). 9 Cara Praktis Menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Gema Insani.
Salam, A. Y. B. (2012). Niat Penentu Amal. Nashirus Sunnah.
Sugiyono. (2019) Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter. Jakarta: Kencana.

