Pengaruh Layanan Informasi Teknik Problem Solving Terhadap Persepsi Interpersonal pada Siswa Kelas XI MAN 2 Model Medan

Penulis

  • Yunita Arbaini Hutabarat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan
  • Ali Daud Hasibuan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan
  • Purbatua Manurung Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

DOI:

https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1139

Kata Kunci:

Layanan Informasi, Teknik Problem Solving, Perilaku Menyimpang, Bimbingan dan Konseling, Quasi Experiment

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi dengan teknik problem solving terhadap persepsi interpersonal siswa di MAN 2 Model Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment desain Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 80 orang, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian adalah angket persepri interpersonal berjumlah 29 item dnegan desain Skala Likert. Analisis data dilakukan melalui uji hipotesis menggunakan Paired Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor persepsi interpersonal siswa pada kelompok eksperimen meningkat dari 68,60 pada saat pretest menjadi 113,25 pada saat posttest. Hasil uji hipotesis menggunakan Paired Samples t-test menunjukkan nilai t = -47,696 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Hasil tersebut menunjukkan bahwa layanan informasi dengan teknik problem solvingmemberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan persepsi interpersonal siswa di MAN 2 Model Medan. Dapat disimpulkan bahwa layanan informasi dengan teknik problem solving efektif dalam meningkatkan persepsi interpersonal siswa.

Referensi

Adler, R. B., Rosenfeld, L. B., & Proctor, R. F., Jr. (2018). Interplay: The process of interpersonal communication (14th ed.). Oxford University Press.

Andie T. P. (2000). Pengukuran Kinerja Lingkungan.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Baron, Robert A. & Byrne, Donn. (2004). Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga

Barry, et al. 2010. International Journal of Behavioral Development: Religiosity and Spirituality During the Transition to Adulthood. Sage

D’Zurilla, T. J., & Nezu, A. M. (2010). Problem-solving therapy: A positive approach to clinical intervention (3rd ed.). Springer Publishing Company.

Goleman, D. (2013). Social intelligence: The new science of human relationships. Random House.

Hamalik, Oemar. 2011. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hargie, O. (2011). Skilled interpersonal communication: Research, theory and practice (5th ed.). Routledge.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2009). An educational psychology success story: Social interdependence theory and cooperative learning. Educational Researcher, 38(5), 365–379.

Kelley. 2010. Psikologi Pendidikan Berbasis Analisis Empiris Aplikatif: Kencana.

Krech, D. Crutchfield, R. S. dan Ballachey, E. (2003). Individual in Society. a Textbook of Social Psycology. San Fransisco: McGraww Hill Book Company.

Margono. 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Matsumoto, David. 2010. Psikologi Pengantar Lintas Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Miftah, Toha. (2003). Perilaku Organisasi Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Mulyana, Deddy (2010). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nezu, A. M., Nezu, C. M., & D’Zurilla, T. J. (2013). Problem-solving therapy: A treatment manual (3rd ed.). Springer Publishing Company.

Prayitno, & Amti, E. (2015). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.

Prayitno. 2012. Seri Panduan Layanan dan Kegiatan Pendukung Konseling. Padang: Universitas negeri Padang.

Rakhmat, J. (2015). Psikologi komunikasi. Remaja Rosdakarya.

Riduwan. 2007. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian, (Bandung: Alfabeta).

Riggio, R. E. (2015). Introduction to interpersonal communication (2nd ed.). Routledge.

Ristiyanti Prasetijo. 2005. Perilaku Konsumen. Yogyakarta: Andi

Rumengan, Jemmy. 2013. Metodologi penelitian. Bandung: Cipta Pustaka.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Sugihartono, at all. 2007. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta. UNY Press.

Sugiyono. 2010. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Suherli. 2007. Menulis Karangan Ilmiah. Yogyakarta: Arya Duta.

Sukardi, D. K. (2008). Pengantar pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah. Rineka Cipta.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tohirin. (2013). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah (berbasis integrasi). Rajawali Pers.

Walgito, B. (2010). Pengantar psikologi umum. Andi Offset.

Wentzel, K. R., & Watkins, D. E. (2002). Peer relationships and collaborative learning as contexts for academic enablers. School Psychology Review, 31(3), 366–377.

Winkel, W. S., & Hastuti, S. (2012). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Media Abadi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-10

Cara Mengutip

Hutabarat, Y. A., Hasibuan, A. D., & Manurung, P. (2026). Pengaruh Layanan Informasi Teknik Problem Solving Terhadap Persepsi Interpersonal pada Siswa Kelas XI MAN 2 Model Medan. Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 3565–3578. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1139

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama