Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Sederhana Bagi Guru Sekolah Dasar di Desa Trans Aliaga UB V
DOI:
https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i3.1262Kata Kunci:
Alat Bantu Pembelajaran, Matematika, Media Pembelajaran Sederhana, Pelatihan Guru, Roda PenjumlahanAbstrak
Ketersediaan dan pemanfaatan media pembelajaran yang sederhana, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar. Namun, dalam praktiknya, guru masih menghadapi tantangan dalam mengembangkan media pembelajaran yang mudah dibuat, ekonomis, dan dapat digunakan secara interaktif dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada guru sekolah dasar dalam membuat dan mengembangkan media pembelajaran matematika sederhana berupa Kincir Penjumlahan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Trans Aliaga UB V dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi terhadap aktivitas peserta selama pelatihan, diskusi dengan peserta, dokumentasi kegiatan, serta pengamatan terhadap proses pembuatan dan hasil media yang dikembangkan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi dan pengenalan media, demonstrasi pembuatan, praktik secara langsung, pendampingan, serta penyelesaian produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat secara langsung dalam setiap tahapan pelatihan, mulai dari memahami konsep media, menyiapkan bahan dan alat, mengikuti demonstrasi, hingga mempraktikkan pembuatan Kincir Penjumlahan. Pendampingan selama praktik memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi, mengajukan pertanyaan, memperbaiki bagian media yang belum sesuai, dan menyelesaikan produk secara bertahap. Produk akhir yang dihasilkan berupa media Kincir Penjumlahan yang dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk materi penjumlahan pada sekolah dasar. Media tersebut memiliki bentuk sederhana dan dapat dimodifikasi oleh guru berdasarkan bilangan, tingkat kesulitan, serta kebutuhan pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini menghasilkan luaran berupa media pembelajaran matematika sederhana sekaligus memberikan pengalaman praktis kepada guru dalam merancang dan membuat media pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas. Kegiatan lanjutan diperlukan untuk menguji penggunaan media secara langsung kepada peserta didik melalui pengukuran hasil belajar, aktivitas, motivasi, dan respons siswa sehingga efektivitas Kincir Penjumlahan dapat diketahui secara lebih objektif.
Referensi
Ain, S. Q., & Mustika, D. (2021). Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Matematika kepada Guru Sekolah Dasar. Jurnal Abdidas, 2(5), 1080-1085.
Ainun et al. (2024). Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Konkret terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas V SD. Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
Andarsa, F. D., Setiawati, F. P., Adrias, A., & Syam, S. P. (2025). Pengaruh Penggunaan Media Konkret dalam Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika: PowerMathEdu, 4(2).
Fathanah, C. J., Satinem, Y., & Hamdan. (2023). Pengembangan media pembelajaran matematika berbasis Roda Pintar (ROPI) pada materi pecahan. Jurnal Pendidikan Matematika: Judika Education, 6(2), 77-85.
Islamiah, U., Supriatin, A., & Mahmudah, I. (2025). Penggunaan Media Konkret dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II pada Materi Pecahan di SDIT Al Qonita. Numerical: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 9(1).
Lehan, A. A. D., Koroh, T. R., Nawa, N. E. A., Kota, M. K., Nurhabibah, S., & Fembriani. (2023). Pelatihan pembuatan media pembelajaran bagi guru sekolah dasar. Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan, 3(1).
Nursari, B. (2020). Meningkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Media Konkret Kelas II SDN 6 Baturetno. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 3(4).
Sahno, S. (2021). Penerapan Media Nyata dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(1), 195-199.
Saleh, S., Darwis, M., & Arhas, H. (2021). Pelatihan pembuatan dan penggunaan media pembelajaran berbasis elektronik dan non-elektronik. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(1), 73-80.
Septiani, Y. T., Destiniar, & Nurhasana, P. D. (2023). Pengembangan media permainan spin (roda putar) pada materi bangun datar siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 6 Rambang. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 5635-5644.
Sidabutar, M. N. A. (2021). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Media Konkret pada SD Kartika 2 Pematangsiantar Tahun Pelajaran 2020/2021. Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 149-152.
Solichah, M., Akhwani, A., Hartatik, S., & Ghufron, S. (2020). Meta-Analisis Pengaruh Penggunaan Media Roda Putar terhadap Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar. Wahana Sekolah Dasar, 28(2).
Wahyuningtyas, R., & Wiryanto. (2021). Pengembangan media pembelajaran Tangan Pintar Sederhana pada pembelajaran matematika perkalian SD kelas rendah. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(10).
Yuniawatika, Y., Mashuri, M. F., & Hadisurya, S. P. Y. (2023). Meta analisis: Efektivitas penggunaan media roda putar terhadap hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Metodik Didaktik: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 19(1), 1-10.
