Resepsi Fungsional Al-Qur’an dalam Tradisi Batu Kulhu: Studi Living Qur’an di Desa Tanjung Mulia, Labuhanbatu Selatan

Penulis

  • Ahmad Rifaldi Siregar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nawir Yuslem Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i3.1219

Kata Kunci:

Al-Qur’an, Batu Kulhu, Living Qur'an, Resepsi Fungsional, Tradisi Mandailing

Abstrak

Tradisi Batu Kulhu merupakan salah satu praktik keagamaan masyarakat Mandailing di Desa Tanjung Mulia, Labuhan Batu Selatan, yang dilaksanakan setelah proses pemakaman selama tiga malam berturut-turut. Tradisi ini ditandai denganpembacaan sejumlah surah Al-Qur’an secara kolektif, yaitu Surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, dengan menggunakan batu sebagai media penghitung wirid. Praktik tersebut menunjukkan adanya bentuk interaksi masyarakatdengan Al-Qur’an yang tidak hanya berlangsung dalam kegiatan pembelajaran atau pembacaan secara individual, tetapijuga diwujudkan dalam tradisi sosial-keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan tradisi Batu Kulhu, mengidentifikasi bentuk resepsi fungsional masyarakat terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang digunakan, serta menganalisismakna penggunaan batu sebagai media dalam tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif Living Qur’an. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an dalam tradisi Batu Kulhu dipraktikkan sebagai bagian dari doa kolektif bagi mayit sekaligus menjadi sarana keterlibatan masyarakat dalam kegiatan keagamaan setelah pemakaman. Penggunaan batu berfungsi sebagai media penghitung bacaan wirid dalam pelaksanaan ritual. Dengan demikian, tradisi Batu Kulhu memperlihatkan bentuk resepsi fungsional Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat, yaitu ketika ayat-ayat Al-Qur’an hadir dan dipraktikkan dalam konteks ritual kematian serta kehidupan sosial masyarakat.

Referensi

Ahimsa-Putra, H. S. (2012). The living Al-Qur’an: Beberapa perspektif antropologi. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 20(1), 235–260. https://doi.org/10.21580/ws.20.1.198

Assingkily, M. S. (2019). Living Qur'an as a Model of Islamic Basic Education in the Industrial Era 4.0. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 6(1), 19-36. https://doi.org/10.24235/al.ibtida.snj.v6i1.3876.

Angrosino, M. (2007). Doing ethnographic and observational research. SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781849208932

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

DeJonckheere, M., & Vaughn, L. M. (2019). Semistructured interviewing in primary care research: A balance of relationship and rigour. Family Medicine and Community Health, 7(2), e000057. https://doi.org/10.1136/fmch-2018-000057

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2018). The SAGE handbook of qualitative research (5th ed.). SAGE Publications.

Emerson, R. M., Fretz, R. I., & Shaw, L. L. (2011). Writing ethnographic fieldnotes (2nd ed.). University of Chicago Press.

Flick, U. (2018). An introduction to qualitative research (6th ed.). SAGE Publications.

George, M. W. (2008). The elements of library research: What every student needs to know. Princeton University Press. https://doi.org/10.1515/9781400830411

Junaedi, D. (2015). Living Qur’an: Sebuah pendekatan baru dalam kajian Al-Qur’an (Studi kasus di Pondok Pesantren As-Siroj Al-Hasan Desa Kalimukti Kec. Pabedilan Kab. Cirebon). Journal of Qur’an and Hadith Studies, 4(2), 169–190. https://doi.org/10.15408/quhas.v4i2.2392

Korstjens, I., & Moser, A. (2018). Series: Practical guidance to qualitative research. Part 4: Trustworthiness and publishing. European Journal of General Practice, 24(1), 120–124. https://doi.org/10.1080/13814788.2017.1375092

Mansur, M. (2007). Living Qur’an dalam lintasan sejarah studi Al-Qur’an. Dalam S. Syamsuddin (Ed.), Metodologi penelitian Living Qur’an dan Hadis. Teras.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mustaqim, A. (2019). Metode penelitian Al-Qur’an dan tafsir (Cet. 5). Idea Press Yogyakarta.

Noble, H., & Heale, R. (2019). Triangulation in research, with examples. Evidence-Based Nursing, 22(3), 67–68. https://doi.org/10.1136/ebnurs-2019-103145

O’Leary, Z. (2014). The essential guide to doing your research project (2nd ed.). SAGE Publications.

Prior, L. (2003). Using documents in social research. SAGE Publications.

Rafiq, A. (2012). Sejarah Al-Qur’an dari pewahyuan ke resepsi (Sebuah pencarian awal metodologis). Dalam Islam, tradisi dan peradaban (hlm. 67–83). Suka Press.

Rubin, H. J., & Rubin, I. S. (2012). Qualitative interviewing: The art of hearing data (3rd ed.). SAGE Publications.

Sahrul, Nirwansyah, A. W., Demirdag, S., & Daulai, A. F. (2024). Batu Qulhu—The stone of death: Harmonizing traditional funerals in the Mandailing community of North Sumatra. Heliyon, 10(13), e33363. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e33363

Shenton, A. K. (2004). Strategies for ensuring trustworthiness in qualitative research projects. Education for Information, 22(2), 63–75. https://doi.org/10.3233/EFI-2004-22201

Shihab, M. Quraish. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Suryadilaga, M. A. (2019). Model-model Living Hadis. Dalam A. U. Hasbillah (Ed.), Ilmu Living Qur’an-Hadis: Ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Maktabah Darus-Sunnah.

Syamsuddin, S. (Ed.). (2007). Metodologi penelitian Living Qur’an dan Hadis. Teras.

Yuslem, N., Ardiansyah, Mukhtaruddin, & Nasution, I. F. A. (2021). Hadis-hadis tentang syafaat dalam Kitab Ṣaḥīḥ Muslim. Al-Quds: Jurnal Studi Hukum dan Ilmu al-Qur’an, 5(2), 629–648. https://doi.org/10.29240/alquds.v5i2.2909

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-05

Cara Mengutip

Siregar, A. R., & Yuslem, N. (2026). Resepsi Fungsional Al-Qur’an dalam Tradisi Batu Kulhu: Studi Living Qur’an di Desa Tanjung Mulia, Labuhanbatu Selatan. Journal of Contemporary Gender and Child Studies, 5(3), 1351–1359. https://doi.org/10.61253/jcgcs.v5i3.1219