Sosialisasi Potensi Desa Go Digital Untuk Mewujudkan Bali Tumbuh Inklusif di Desa Blahbatuh
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i1.916Kata Kunci:
Desa Digital, Ekonomi Kreatif, Banjar Creative Space, Bali Inklusif, Pengabdian Masyarakat.Abstrak
Transformasi digital tidak lagi terbatas di wilayah perkotaan, melainkan menjadi peluang strategis bagi desa untuk menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan perangkat desa, pengurus banjar, serta pelaku ekonomi kreatif di Desa Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, mengenai potensi digitalisasi desa untuk mewujudkan Bali yang tumbuh inklusif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui empat tahap, yaitu persiapan, penyampaian materi, praktik atau diskusi terarah, dan evaluasi. Materi utama mengangkat konsep Desa Go Digital, praktik baik desa digital di Indonesia seperti Kampung Youtuber dan Kampung Marketer, serta gagasan Banjar Creative Space sebagai pusat pengembangan talenta dan pemasaran produk kreatif. Kegiatan diikuti oleh peserta dari unsur pemerintah desa, komunitas, dan kampus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep digitalisasi desa dan munculnya komitmen untuk mengoptimalkan fungsi balai banjar sebagai ruang belajar dan ruang kreatif produktif. Evaluasi melalui kuesioner dan diskusi menunjukkan respons positif serta lahirnya rencana tindak lanjut kolaborasi pemerintah, kampus, dan komunitas. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendorong kesiapan desa menghadapi era ekonomi digital yang inklusif.
Referensi
Artisa, R. (2025). Transforming rural development with village-centered digital innovation. Dalam Proceedings of the 6th International Conference on Administration Science (ICAS 2024). EAI. https://doi.org/10.4108/eai.12-11-2024.2358309
Devianty, T., Hastika, N., & Santosa, P. (2026). Smart village concept and improvement of public services in Indonesia. Journal of Law, Politic and Humanities, 6(2), 1360-1367. https://doi.org/10.38035/jlph.v6i2.2801
Hasirah, Aisyah, S., Ladjin, N., Irwansyah, R., & Suryawan, M. A. (2025). The role of the creative economy in driving local economic growth in the digital era. Jurnal Economic Resource, 8(2), 1486-1492. https://doi.org/10.57178/jer.v8i2.1781
Jayanthi, R., Dinaseviani, A., Indraprahasta, G. S., & Sitompul, R. F. (2022). Digital technology and smart village development in Banyuwangi, Indonesia: An exploratory study. Bulletin of Geography. Socio-economic Series, 57, 79-91. https://doi.org/10.12775/bgss-2022-0024
Muhtar, E. A., Abdillah, A., Widianingsih, I., & Adikancana, Q. M. (2023). Smart villages, rural development and community vulnerability in Indonesia: A bibliometric analysis. Cogent Social Sciences, 9(1), 2219118. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2219118
Susanti, E., Harta, R., Diana, B. A., & Utami, S. B. (2023). a Co-Production Model of Digital Village Transformation in Indonesia. Public Policy and Administration, 22(4), 488-502. https://doi.org/10.13165/VPA-23-22-4-08
Susilowati, A. P. E., Rachmawati, R., & Rijanta, R. (2025). Smart village concept in Indonesia: ICT as determining factor. Heliyon, 11(1), e41657. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2025.e41657
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Made Artana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

