Rendahnya Penguasaan Diksi sebagai Faktor Penghambat Public Speaking Mahasiswa Ilmu Komputer di Lingkungan Kampus
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.876Kata Kunci:
Diksi, keterampilan berbicara, public speaking, mahasiswa Ilmu Komputer, hambatan komunikasiAbstrak
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rendahnya penguasaan diksi sebagai faktor penghambat public speaking mahasiswa Ilmu Komputer di lingkungan kampus. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan diksi yang kurang memadai memberikan pengaruh signifikan, berkontribusi sekitar 62% terhadap hambatan berbicara. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan menggunakan bahasa pemrograman dan istilah teknis, serta minimnya latihan berbahasa. Dampaknya meliputi ketidakjelasan penyampaian pesan, kelancaran bicara yang terganggu, dan menurunnya kepercayaan diri. Disimpulkan bahwa diksi merupakan unsur penting yang perlu ditingkatkan agar mahasiswa mampu menyampaikan gagasan secara efektif, baik untuk keperluan akademik maupun persiapan karir profesional.
Referensi
Arikunto, S. (2023). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2020). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset: Memilih di Antara Lima Pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Creswell, J. W. (2020). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Esterberg, K. G. (2021). Metode Penelitian Sosial dan Kualitatif. Bandung: Penerbit Nusa Media.
Hidayat, A. (2023). Persepsi Mahasiswa Teknik terhadap Hambatan dalam Komunikasi Lisan. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan, 9(1), 78-92.
Keraf, G. (2021). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Moleong, L. J. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurgiyantoro, B. (2022). Dasar-dasar Pengembangan Keterampilan Berbahasa. Yogyakarta: BPFE.
Nurgiyantoro, B. (2023). Penilaian Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE.
Pratiwi, D. A., & Santoso, B. (2023). Faktor Penghambat Keterampilan Berbicara di Kalangan Mahasiswa Teknik. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 18(2), 112-125.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suwandi, S. (2022). Kompetensi Berbahasa dalam Dunia Pendidikan Tinggi. Surabaya: Penerbit Universitas Airlangga.
Suwandi, S. (2023). Kompetensi Komunikasi dalam Pendidikan Tinggi Teknologi. Surabaya: Airlangga University Press.
Tarigan, H. G. (2021). Diksi dan Gaya Bahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan, H. G. (2022). Berbicara: Suatu Tinjauan dari Segi Pengajaran dan Praktiknya. Bandung: Angkasa.
Wulandari, R., & Setiawan, A. (2024). Tingkat Kepercayaan Diri dan Hambatan Berbicara di Kalangan Mahasiswa Teknologi Informasi. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 11(1), 45-58.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Junaida Junaida

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

