Analisis Perilaku Flexing dan Hedonisme Mahasiswa dalam Perspektif Nilai-nilai Pendidikan Islam

Penulis

  • Barokah Nur Rohmah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Moh. Restu Hoeruman Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Seftiana Seftiana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Septa Riska Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Anatascha Sri Marcelha Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Sri Delvi Tridinanti Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Delbi Malini Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Dela Riski Anggraini Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Diana Rindiani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nabila Nabila Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nur Rahmatilah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.853

Kata Kunci:

Flexing, Hedonisme, Mahasiswa, Nilai-nilai Pendidikan Islam

Abstrak

Perkembangan media sosial dan budaya konsumtif di era digital telah memunculkan fenomena flexing dan perilaku hedonisme di kalangan mahasiswa. Flexing dipahami sebagai tindakan mempertontonkan kekayaan, gaya hidup, maupun pencapaian tertentu untuk memperoleh pengakuan sosial, sedangkan hedonisme merupakan pola hidup yang berorientasi pada kesenangan dan kepuasan material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku flexing dan hedonisme mahasiswa dalam perspektif nilai-nilai pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi sosial, serta analisis terhadap fenomena yang berkembang di lingkungan mahasiswa dan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku flexing dan hedonisme dipengaruhi oleh faktor lingkungan pergaulan, perkembangan teknologi digital, kebutuhan akan eksistensi diri, serta rendahnya pemahaman nilai spiritual dan moral. Dalam perspektif pendidikan Islam, perilaku tersebut bertentangan dengan nilai kesederhanaan (zuhud), rendah hati (tawadhu’), syukur, serta prinsip keseimbangan dalam kehidupan. Pendidikan Islam menekankan pentingnya pembentukan karakter, pengendalian diri, dan pemanfaatan harta secara bijaksana agar mahasiswa tidak terjebak dalam budaya pamer dan gaya hidup berlebihan. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai pendidikan Islam menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran moral dan spiritual mahasiswa di tengah tantangan modernisasi dan perkembangan media sosial.

Referensi

Ashari, M. Y., & Achmad, F. J. (2025). PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF ZAKIAH DARADJAT Pendahuluan Pendidikan adalah kebutuhan dan suatu keharusan yang Selain itu , Pendidikan adalah sistem yang harus peningkatan kualitas hidup manusia . Proses pendidikan. Religi: Jurnal Studi Islam, 8(April 2025), 46–56.

Dwitanto, M. F., & Laili, I. (2022). Pandangan Hedonisme dan Eudaimonisme dalam Mencapai Kebahagiaan. 28, 38–47.

Erna Rika Herlina. (2023). PANDANGAN ISLAM TERHADAP GAYA HIDUP HEDONISME PADA GENERASI Z. Ilmiah, Jurnal Agama, Pendidikan, 5, 1–10.

Ertina, S., & Ibrahim, A. S. (2019). The Students ’ Hedonism Lifestyle. 304(Acpch 2018), 122–126.

Hariyono, M., Pradana, H. H., Islam, P., Nahdlatul, U., & Blitar, U. (2024). Fenomena Flexing Pada Media Sosial : Persepsi Generasi Z. 2(1), 29–36.

Mufidah, E. F., Sisca, P., Wulansari, D., Universitas, P., & Malang, N. (2018). Gaya Hidup Hedonisme Mahasiswa Pascasarjana di Media Sosial. 3(2), 33–36.

Muin, A. (2024). Pemahaman QS . at-Takatsur : Analisa Kritis Pandangan Pendidikan Agama Islam terhadap Fenomena Flexing. 4.

Mukarromah. (2024). Komponen Nilai Pendidikan Agama Islam : Analisis Nilai. Jurnal of Education and Culture, 4(3), 40–49.

Nasrullah, R. (2017). BLOGGER DAN DIGITAL WORD OF MOUTH: GETOK TULAR DIGITAL ALA BLOGGER DALAM KOMUNIKASI PEMASARAN DI MEDIA SOSIAL. Jurnal Sosioteknologi, 16, 1–16.

Nurhayat, E., & Noorrizki, R. D. (2022). Flexing : Perilaku Pamer Kekayaan di Media Sosial dan Kaitannya dengan Self-Esteem. 2(5), 368–374. https://doi.org/10.17977/10.17977/um070v2i52022p368-374

Pakpahan, R., & Yoesgiantoro, D. (2023). ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF FLEXING IN Analisa Pengaruh Flexing Di Media Sosial Terhadap Kehidupan Masyarakat. 7(1), 173–178. https://doi.org/10.52362/jisicom.v7i1.1093

Phenomenon, T., Flexing, O., After, B., & Pandemic, T. (2022). THE PHENOMENON OF FLEXING BEHAVIOR AFTER THE. 16(02), 315–332.

Rachman, A., Sangare, B., Suardi, D., Jamaludin, N., & Rizky, T. M. (2024). ‘ Flexing ’ and its Implications for Religious and Social Life Among Indonesian Muslim Millennials. 19(2), 62–71.

Rahmatullah, A., & Hidayat, S. (2022). The Urgence of Values In Islamic Education. Tsaqafah, 18(1), 315–333.

Razali, R. (2020). Perilaku Konsumen: Hedonisme Dalam Perspektif Islam, Ramadhan Razali. JESKape, 4, 115–124.

Satika, P., Annisa, R. D., & Firdaus, R. (2025). Prilaku Hedonisme Mahasiswa Bidikmisi Jurusan Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis. 9, 16658–16664.

Sihombing, L. M. (2020). Pendidikan dan Karakter Mahasiswa di Perguruan Tinggi. 4(1), 104–112.

Sultani, K. (2023). Manifestasi Filsafat Nilai Dalam Pendidikan Islam. AL-Riwayah: Jurnal Kependidikan, 15, 16–30.

Umi. (2024). Analisis Fenomena Flexing : 4(1), 38–47.

Umi Rojiati, N. A. (2024). Analisis Fenomena Flexing: Keterkaitan Antara Gaya Hidup dan Popularitas. KOMSOSPOL: Jurnal Komunikasi Sosial Dan Politik ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS M, 4, 38–47.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-16

Cara Mengutip

Rohmah, B. N., Hoeruman, M. R., Seftiana, S., Riska, S., Marcelha, A. S., Tridinanti, S. D., Malini, D., Anggraini, D. R., Rindiani, D., Nabila, N., & Rahmatilah, N. (2026). Analisis Perilaku Flexing dan Hedonisme Mahasiswa dalam Perspektif Nilai-nilai Pendidikan Islam. Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 1874–1886. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.853

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama