Upaya Sekolah dalam Membangun Lingkungan Belajar yang Inklusif Melalui Pendidikan Multikultural
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.777Kata Kunci:
Inklusif, Lingkungan Belajar, Pendidikan MultikulturalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya sekolah dalam membangun lingkungan belajar yang inklusif melalui pendidikan multikultural di YP. Asga Mandiri Medan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode wawancara kepada pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural dipahami sebagai pendekatan strategis untuk mengelola keberagaman peserta didik melalui dimensi sosiologis, pedagogis, dan kelembagaan. Implementasi dilakukan melalui program struktural, kultural, dan ekstrakurikuler yang mendukung penanaman nilai toleransi. Guru berperan sebagai agen transformasi dalam menerapkan pembelajaran yang inklusif melalui strategi kooperatif dan pendekatan responsif budaya. Sekolah juga menciptakan lingkungan yang aman melalui kebijakan anti diskriminasi dan penanganan konflik berbasis mediasi. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan kompetensi guru, bahan ajar, serta faktor eksternal. Upaya yang dilakukan meliputi pelatihan, pengembangan sumber daya, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Secara keseluruhan, pendidikan multikultural di YP. Asga Mandiri Medan terbukti mampu meningkatkan sikap toleransi dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.Referensi
Ainul Yaqin, M. (2020). Pendidikan Multikultural: Cross-Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan. Yogyakarta: Pilar Media.
Banks, J. A. (2015). Cultural Diversity and Education: Foundations, Curriculum, and Teaching (6th ed.). New York: Routledge.
Booth, T., & Ainscow, M. (2011). Index for Inclusion: Developing Learning and Participation in Schools. Bristol: Centre for Studies on Inclusive Education.
Florian, L. (2014). The SAGE Handbook of Special Education. London: SAGE Publications.
Gay, G. (2018). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice (3rd ed.). New York: Teachers College Press.
Huda, N. (2020). Konsep pendidikan multikultural dalam sistem pendidikan Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional, 8(3), 201–214.
Lestari, S. (2021). Implementasi pendidikan karakter berbasis multikultural di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 145–156.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Naim, N., & Sauqi, A. (2021). Pendidikan Multikultural: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Nieto, S. (2017). Language, Culture, and Teaching: Critical Perspectives (3rd ed.). New York: Routledge.
Sleeter, C. E., & Grant, C. A. (2016). Making Choices for Multicultural Education: Five Approaches to Race, Class, and Gender (7th ed.). New York: Wiley.
Tilaar, H. A. R. (2019). Multikulturalisme: Tantangan-Tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Jakarta: Grasindo.
Zamroni, Z. (2011). Pendidikan Demokrasi pada Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: Gavin Kalam Utama.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Fadlan Fadillah Arif, Poviola Chaerani Putri, Siti Nurhaliza Siregar, Hayati Eka Pratiwi, Nurmarito Rambe

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

