Implementasi Pelatihan Microsoft Word Berbasis Proyek Dalam Materi Pembuatan Surat Resmi Di SDN Glagga 3 Arosbaya Bangkalan
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.742Kata Kunci:
Literasi Digital;, Microsoft Word, Pendidikan Dasar, Project-Based Learning, Surat ResmiAbstrak
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk sektor pendidikan dasar. TIK kini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, melainkan menjadi elemen utama dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan keterampilan abad digital. Salah satu
perangkat lunak produktivitas yang berperan penting adalah Microsoft Word, yang kini mulai diperkenalkan kepada siswa sekolah dasar sebagai sarana untuk memahami struktur administrasi melalui pembuatan surat resmi. Penguasaan aplikasi ini mendukung peningkatan literasi digital, sesuai dengan rekomendasi UNESCO mengenai pentingnya keterampilan teknologi
sejak pendidikan dasar. Namun, data Kementerian Komunikasi dan Informatika menunjukkan bahwa indeks literasi digital masyarakat Indonesia masih berada pada kategori sedang (3,45), dengan mayoritas penggunaan internet lebih banyak untuk hiburan dibandingkan pembelajaran. Kondisi ini menegaskan perlunya pelatihan berbasis proyek yang mengintegrasikan praktik
langsung dalam penggunaan Microsoft Word. Observasi di SDN Glagga 3 Arosbaya Bangkalan menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan teknis dalam pengolahan kata, sehingga pelatihan berbasis proyek diharapkan mampu meningkatkan keterampilan digital sekaligus memperkuat literasi administrasi sejak usia dini.
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, S. (2021). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi 3). Bumi Aksara. Buckingham, D. (2015). Defining digital literacy in the age of social media. Nordic Journal of Digital Literacy, 10(1), 21-34.
Daryanto, & Rahardjo, M. (2012). Model pembelajaran inovatif. Gava Media.
Fitriani, A., & Nurhasanah, S. (2020). Peningkatan keterampilan teknologi informasi melalui pelatihan Microsoft Office bagi siswa sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 115-122.
Gilster, P. (1997). Digital literacy. Wiley Computer Publishing.
Heryani, Y., & Arifin, Z. (2023). Penggunaan Microsoft Word dalam meningkatkan kemampuan menyusun dokumen resmi bagi siswa di daerah terpencil. Jurnal Teknologi Pendidikan, 11(1), 45-56.
Isman, A. (2011). Instructional design in education: New models and methods. Instructional Technology and Outcomes, 136-148.
Kusnandar. (2013). Penilaian autentik (Penilaian hasil belajar peserta didik berdasarkan Kurikulum 2013). Raja Grafindo Persada.
Lestari, S. (2018). Psikologi pendidikan dalam perspektif baru. Prenada Media Group.
Lucas, G. (2005). Instructional modules for Project-Based Learning. Edutopia Press.
Mulyasa, E. (2014). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Remaja Rosdakarya.
Prasetyo, A., & Utomo, S. (2022). Efektivitas metode Project-Based Learning dalam pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 8(3), 201-215.
Rahmawati, F. (2019). Media pembelajaran berbasis komputer: Teori dan praktik. Jurnal Pendidikan Informatika, 3(1), 12-25.
Santyasa, I. W. (2006). Pembelajaran berbasis proyek: Sebuah strategi implementasi kurikulum berbasis kompetensi. Universitas Pendidikan Ganesha.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryani, N., Setiawan, A., & Putria, A. (2018). Media pembelajaran inovatif dan pengembangannya. Remaja Rosdakarya.
The George Lucas Educational Foundation. (2005). Instructional modules for Project-Based Learning. San Rafael, CA.
Wibowo, A. (2021). Pendidikan literasi digital di era revolusi industri 4.0. Pustaka Pelajar.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Zaehol Fatah, Nurhayatik

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

