Pola Komunikasi Orang Tua dengan Anak Down syndrome pada Pengikut Instagram @potads

Penulis

  • Ahmad Rigeel Antarex Ridwan Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Tri Susanto Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Oky Oxcygentri Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.730

Kata Kunci:

Anak Down syndrome, Fenomenologi, Instagram @potads, Orang Tua, Pola Komunikasi

Abstrak

Anak dengan Down syndrome (DS) memiliki tantangan khas dalam kemampuan berbicara dan berbahasa, yang menuntut pola komunikasi yang adaptif dan konsisten dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola komunikasi yang diterapkan oleh orang tua pengikut Instagram @potads, sebuah komunitas digital bagi orang tua anak DS, serta menggali pemaknaan pengalaman yang mereka jalani dalam interaksi sehari-hari. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan heterogenitas pola komunikasi yang cenderung visual, repetitif, dan menggunakan bahasa sederhana, disesuaikan dengan kebutuhan individu anak. Makna interaksi yang ditemukan bersifat evolusioner: orang tua tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga mencapai kepuasan emosional, wawasan psikologis, dan pelajaran hidup tentang penerimaan diri dan anak. Interaksi ini dipandang sebagai ekosistem pembelajaran timbal balik yang memperkuat motivasi orang tua untuk terus berkomunikasi, menjadikan setiap kemajuan kecil sebagai keberhasilan yang bermakna. Implikasi penelitian ini menyarankan fokus komunikasi harus bergeser dari sekadar transmisi pesan menjadi pembangunan hubungan dan proses, serta mengakui peran penting komunitas digital dalam membentuk pemahaman pola komunikasi.

Referensi

Arini, A. D. (n.d.). POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN ANAK DOWN SYNDROME: Studi Deskriptif Kualitatif Tentang Pola Komunikasi Orang Tua Dalam Membangun Kemandirian Anak Down Syndrome di Garut.

Ayu Pramesti, A., & Suci Qamaria, R. (2022). Penerapan Komunikasi Terapeutik dengan Media Flash Card pada Anak yang Mengalami Down Syndrome. PTK: Jurnal Tindakan Kelas, 2(2), 159–169. https://doi.org/10.53624/ptk.v2i2.92

Hadna, N. M. S., Paulus, I. S., & Winarno, W. (2016). Studi Literatur Tentang Perbandingan Metode Untuk Proses Analisis Sentimen Di Twitter. Seminar Nasional Teknologi Informasi Dan Komunikasi, March, 1–8.

Hasanah, H. (2017). TEKNIK-TEKNIK OBSERVASI (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-ilmu Sosial). At-Taqaddum, 8(1), 21. https://doi.org/10.21580/at.v8i1.1163

Irawan, R. (2021). Kelainan Genetik dan Diagnosis Sindrom Down. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=GtlGEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=sindrom+down&ots=7scP5vpFCV&sig=4-AxngSsyo6XfbgoEculmTaJZVs&redir_esc=y#v=onepage&q=sindrom down&f=false

Istiaji, E., & Wardhani, A. A. (2024). Penyesuaian Diri pada Orang Tua dengan Anak Down Syndrome. Psychospiritual: Journal of Trends in Islamic Psychological Research, 3(2), 89–98. https://doi.org/10.35719/psychospiritual.vxix.xx

Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. 171.

Mattern, J. (2016). Instagram.

Metavia, H. M., & Widyana, R. (2022). Pengaruh Down Syndrome terhadap Perkembangan Akademik Anak di Indonesia. Jurnal Wacana Kesehatan, 7(2), 54. https://doi.org/10.52822/jwk.v7i1.403

Nindito, S. (2013). Fenomenologi Alfred Schutz: Studi tentang Konstruksi Makna dan Realitas dalam Ilmu Sosial. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 2(1), 79–95. https://doi.org/10.24002/jik.v2i1.254

Rachmawati, S. N., & Masykur, A. M. (2017). Pengalaman Ibu Yang Memiliki Anak Down Syndrome. Jurnal EMPATI, 5(4), 822–830. https://doi.org/10.14710/empati.2016.15443

Retnowati, Y. (2021). Pola Komunikasi Dan Kemandirian Anak. https://www.google.co.id/books/edition/Pola_Komunikasi_Dan_Kemandirian_Anak/QztMEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0

Salmaniah Siregar, N. S. (2002). Metode dan teknik wawancara. Journal of Direktorat Pengembangan Kemahasiswaan, 1–2.

Ummah, M. S. (2019). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Wahib A. (2015). Konsep Orang Tua Dalam Membangun Kepribadian Anak. Jurnal Paradigma, 2(1), 2406–9787.

Website resmi Persatuan Orang Tua Anak Dengan Down Syndrome (POTADS) https://potadsjabar.or.id/ (Diakses pada 27 Maret 2025).

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30

Cara Mengutip

Ridwan, A. R. A., Susanto, T., & Oxcygentri, O. (2026). Pola Komunikasi Orang Tua dengan Anak Down syndrome pada Pengikut Instagram @potads. Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 1356–1360. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i2.730

Terbitan

Bagian

Artikel