Penguatan Akuntabilitas Melalui Implementasi Pelaporan Keuangan Berdasarkan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i1.539Kata Kunci:
Akuntabilitas, ISAK 35, Pelaporan Keuangan MasjidAbstrak
Masjid merupakan salah satu entitas nirlaba yang sumber pendanaan utamanya berasal dari masyarakat. Pelaporan keuangan menjadi salah satu wujud akuntabilitas yang akan berdampak secara langsung terhadap partisipasi stakeholder. ISAK 35 menjadi panduan dasar dalam penyusunan laporan keuangan pada entitas nonprofit. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi sekaligus pelatihan penyusunan laporan keuangan pada Masjid Al-Wustho di Kabupaten Kudus dengan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35. Metode yang digunakan adalah service learning sebagai pendekatan yang memadukan antara pembelajaran akademis dan pelayanan sosial terhadap masyarakat dengan objek sasaran Masjid Al Wustho di Kota Kudus. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengurus Masjid Al-Wustho:(1) terbangun kesadaran akan pentingnya pelaporan keuangan masjid yang komprehensif sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan keuangan, (2). memiliki pengetahuan baru terkait ISAK 35 di dalam proses pengolahan data keuangan masjid, (3). Memiliki kompetensi penyusunan laporan keuangan masjid berdasarkan ISAK 35 meskipun masih memerlukan tahap pembiasaan dan pendampingan berkelanjutan. Diharapkan program pengabdian ini tidak hanya bersifat tentative tetapi terus berkelanjutan sehingga terbentuk kemandirian penuh dari pengurus masjid dalam jangka panjang.Unduhan
Diterbitkan
2026-03-30
Cara Mengutip
Rakhmawati, I., Khusna , N. S., Khoiruddin, M., & Saputra, K. A. (2026). Penguatan Akuntabilitas Melalui Implementasi Pelaporan Keuangan Berdasarkan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 35. Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 566–575. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i1.539
Terbitan
Bagian
Artikel

