Penguatan Kapasitas Generasi Muda melalui Literasi Keuangan, Pemasaran, Pengembangan SDM, dan Keuangan Digital untuk Mendukung Inklusi Keuangan di SMA Negeri 3 Singaraja
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i4.1328Kata Kunci:
Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Generasi Muda, Keuangan Digital, Perilaku KeuanganAbstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas finansial siswa melalui literasi keuangan, pengelolaan keuangan pribadi, pengenalan investasi, dan pemanfaatan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 3 Singaraja, Kabupaten Buleleng, dengan pendekatan edukasi partisipatif yang memadukan penyampaian materi interaktif, diskusi, studi kasus, simulasi penyusunan anggaran, pendampingan, serta evaluasi. Pelaksanaan yang terdokumentasi terdiri atas enam tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, edukasi literasi keuangan, edukasi keuangan digital, pelatihan pengelolaan keuangan pribadi, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai pengelolaan uang saku, pembedaan kebutuhan dan keinginan, penentuan prioritas pengeluaran, kebiasaan menabung, perencanaan tujuan keuangan, hubungan risiko dan keuntungan investasi, serta keamanan data pribadi dalam penggunaan layanan keuangan digital. Seluruh delapan indikator capaian program dinyatakan tercapai. Survei mitra juga menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi, yakni 92% peserta menyatakan sangat puas dan 8% puas, sedangkan rekap per aspek menunjukkan kepuasan keseluruhan 94% dengan nilai tertinggi pada pelayanan tim pelaksana sebesar 96%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi keuangan yang kontekstual dan partisipatif berpotensi mendukung pembentukan perilaku keuangan positif serta kesiapan generasi muda berpartisipasi dalam sistem keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.Referensi
Dewi, S., & Muchtar, A. (2023). Financial Literacy, Educational Background, and Materialistic Among Gen Z in Indonesia. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (JPEB), 11(1), 89-103. https://doi.org/10.21009/JPEB.011.1.8
Kaiser, T., & Menkhoff, L. (2017). Does Financial Education Impact Financial Literacy and Financial Behavior, and If So, When? The World Bank Economic Review, 31(3), 611-630. https://doi.org/10.1093/wber/lhx018
Kaiser, T., & Menkhoff, L. (2020). Financial Education in Schools: A Meta-Analysis of Experimental Studies. Economics of Education Review, 78, 101930. https://doi.org/10.1016/j.econedurev.2019.101930
Kaiser, T., Lusardi, A., Menkhoff, L., & Urban, C. (2022). Financial Education Affects Financial Knowledge and Downstream Behaviors. Journal of Financial Economics, 145(2), 255-272. https://doi.org/10.1016/j.jfineco.2021.09.022
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The Economic Importance of Financial Literacy: Theory and Evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5-44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5
Nurmiati, Murbayani, Ismail, & Lubis, B. (2026). Peningkatan Literasi Keuangan untuk Mengurangi Perilaku Konsumtif Siswa SMA di Era Dompet Digital. LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 34-40. https://doi.org/10.53860/losari.v8i1.553
OECD. (2020). Advancing the Digital Financial Inclusion of Youth. OECD Publishing, Paris. https://doi.org/10.1787/21b829d8-en
Otoritas Jasa Keuangan & Badan Pusat Statistik. (2025). Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Meningkat: Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025. https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-dan-BPS-Umumkan-Hasil-Survei-Nasional-Literasi-Dan-Inklusi-Keuangan-SNLIK-Tahun-2025.aspx

