Aktualitas Pemahaman Kehendak Bebas (Free Will) pada Perilaku Ibu-Ibu Majelis Taklim Nurul Iman Pangkalan Masyhur Medan Johor

Penulis

  • Siti Amina Putri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Mhd Syahminan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Wahyu Wiji Utomo Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i4.1319

Kata Kunci:

’Adl, Kasb, Kehendak Bebas, Living Kalam, Locus of Control, Majelis Taklim

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dan menganalisis konstruksi serta aktualisasi pemahaman kehendak bebas (free will) pada perilaku ibu-ibu jamaah Majelis Taklim Nurul Iman di Pangkalan Masyhur, Medan Johor. Fokus utama kajian difokuskan pada perdebatan klasik teologi Islam mengenai perbuatan manusia (af'al al-'ibad) antara doktrin Kasb (Asy'ariyah) dan 'Adl (Mu'tazilah).Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis pendekatan partisipatif (participatory research) melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap 15 orang informan. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya dualisme dan inkonsistensi teologis-psikologis dalam aktualisasi free will. Pada ranah keberhasilan anak, informan memberikan pengakuan atas ikhtiar (daya aktif/kasb), bahkan sebagian menampilkan penekanan kausalitas mandiri mendekati prinsip 'adl. Sebaliknya, pada ranah musibah ekonomi dan kesehatan, sikap jamaah bergeser secara signifikan menuju fatalistik (bercorak Jabariyah). Ketidakseimbangan ini dibentuk oleh pola pembinaan tauhid non-formal yang tersaring secara fungsional-eksperiensial serta keterbatasan strata sosial-ekonomi masyarakat urban-pinggiran.

Referensi

Al-Asy'ari, A. al-H. (1950). Maqalat al-Islamiyyin wa Ikhtilaf al-Mushallin. Cairo: Maktabah al-Nahdhah al-Misriyyah. Al-Ghazali, A. H. (2004). Ihya' 'Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.

Frankfurt, H. G. (1971). Freedom of the Will and the Concept of a Person. The Journal of Philosophy, 68(1), 5–20.

Hakim, T. (2024). Kehendak Bebas Manusia Perspektif Al-Ghazali dan Sam Harris. Skripsi Sarjana, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Hasan, N. (2021). Determinisme dan Kebebasan dalam Pemikiran Islam Kontemporer: Tinjauan terhadap Perspektif Indonesia. Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies, 59(1), 123–145.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Rahman, A. (2023). Free Will in Islamic Thought: A Contemporary Review of Indonesian Muslims. International Journal of Islamic Studies, 15(2), 78–95.

Rotter, J. B. (1966). Generalized Expectancies for Internal Versus External Control of Reinforcement. Psychological Monographs: General and Applied, 80(1), 1–28.

Sari, R. (2022). Pengertian Takdir di Era Digital: Studi Kasus Majelis Taklim di Medan. Jurnal Studi Islam, 12(1), 45–62.

Saraswati, C. V. (2022). Kebebasan Kehendak Perspektif Muhammad Iqbal. Tesis Magister, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-09

Cara Mengutip

Putri, S. A., Syahminan, M., & Utomo, W. W. (2026). Aktualitas Pemahaman Kehendak Bebas (Free Will) pada Perilaku Ibu-Ibu Majelis Taklim Nurul Iman Pangkalan Masyhur Medan Johor. Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 4330–4335. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i4.1319