Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Kembangbilo (Sikembang) Berbasis Website sebagai Inovasi Layanan Kesehatan Komunitas di Desa Kembangbilo

Penulis

  • Hyan Oktodia Basuki Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban
  • Mei Widyawati Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban
  • Hanim Nur Fa'izah Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban
  • Dyah Pitaloka Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban
  • Suhartono Suhartono Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban
  • Ahmad Daniel Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban
  • Ananda Khoirunnisa Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban
  • Della Mahartika Febriana Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban
  • Ahmad Bagus Eka Mahardika Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

DOI:

https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1243

Kata Kunci:

Digitalisasi Kesehatan, Inovasi Layanan, SIKEMBANG, Sistem Informasi Kesehatan, Posyandu Lansia

Abstrak

Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban menghadapi berbagai permasalahan kesehatan komunitas yang signifikan, meliputi hipertensi tidak terkontrol, rendahnya pemanfaatan posyandu lansia, ditemukannya jentik nyamuk pada 52,6% rumah, dan defisit pengetahuan masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sistem pencatatan kesehatan yang masih bersifat manual menyebabkan keterlambatan pelaporan dan lemahnya pemantauan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Sistem Informasi Kesehatan Kembangbilo (SIKEMBANG) berbasis website sebagai inovasi layanan kesehatan komunitas yang dapat diakses melalui https://s.id/sikembang. SIKEMBANG merupakan platform digital terintegrasi yang memungkinkan kader kesehatan melakukan pencatatan pemantauan tekanan darah, kehadiran posyandu lansia, survei jentik nyamuk, dan checklist PHBS secara real-time. Metode pelaksanaan meliputi pengkajian komunitas, pengembangan platform, pelatihan kader, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% kader mampu mengoperasikan SIKEMBANG secara mandiri setelah pelatihan, terjadi peningkatan keaktifan lansia di posyandu, dan pelaporan data kesehatan menjadi lebih tertib dan terstruktur. Faktor pendorong keberhasilan meliputi tingginya kepemilikan smartphone kader dan motivasi perubahan, sedangkan hambatan utama adalah sinyal internet yang tidak stabil dan budaya risk aversion. SIKEMBANG terbukti efektif sebagai inovasi digital yang meningkatkan efisiensi sistem pelaporan kesehatan komunitas dan dapat menjadi model replikasi bagi desa lain.

Referensi

Brooke, J. (1996). SUS-A quick and dirty usability scale. Usability Evaluation in Industry, 189(194), 4-7.

Hajesmaeel-Gohari, S., Khordastan, F., Fatehi, F., Samzadeh, H., & Bahaadinbeigy, K. (2022). The most used questionnaires for evaluating satisfaction, usability, acceptance, and quality outcomes of mobile health. BMC Medical Informatics and Decision Making, 22(1), 22. https://doi.org/10.1186/s12911-022-01764-2

Handayani, D., et al. (2025). Digitalisasi form laporan dasa wisma kader Posyandu Kenanga di lingkungan Bekasi Utara. Journal of Computer Science Contributions (JUCOSCO), 5(1), 33-44. https://doi.org/10.31599/h58xz337

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Permenkes No. 46 Tahun 2017 tentang Strategi e-Kesehatan Nasional. Kemenkes RI.

Lestari, E. S., Jati, S. P., & Widodo, A. P. (2017). Evaluasi sistem informasi kesehatan di Provinsi Jawa Tengah dalam rangka penguatan sistem informasi kesehatan nasional. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 4(3), 222-231.

Mahasiswa Profesi Ners IIKNU Tuban. (2026, May). Laporan pengkajian komunitas Desa Kembangbilo [Laporan pengabdian]. Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban.

Markovic, D., Scekic, M., Bucaioni, A., & Cicchetti, A. (2022). Could Jamstack be the future of web applications architecture? In Proceedings of the 37th ACM/SIGAPP Symposium on Applied Computing (pp. 1872-1881). ACM. https://doi.org/10.1145/3477314.3506991

Nursanti, Madani, M., & Abdi. (2022). Inovasi layanan sistem informasi kesehatan terpadu berbasis website di Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng. Jurnal KIMAP, 3(1), 15-30.

Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2022). Standar diagnosis keperawatan Indonesia (SDKI) (2nd ed.). DPP PPNI.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). The Free Press.

Seliwati, Halim, P. A., Suwartika, R., Abdussalam, F., Mecca, C., & Aditiarno, R. (2023). Pendampingan penggunaan aplikasi SIPEDAS BERANI (Sistem Informasi Pelaporan Dasa Wisma) Kecamatan Batununggal Kota Bandung. GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(1), 99-110.

Sommerville, I. (2017). Software engineering (10th ed.). Pearson India Education Services.

Thirta, P. D., Supratman, E., Amalia, R., & Ariandi, M. (2024). Analisis usability sistem informasi E-Kinerja di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). KESATRIA: Jurnal Penerapan Sistem Informasi (Komputer & Manajemen), 5(4), 1782-1791.

Wahyudi, L. (2011). Hambatan dan kendala pengembangan sistem informasi kesehatan di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 88-96.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-22

Cara Mengutip

Basuki, H. O., Widyawati, M., Fa’izah, H. N., Pitaloka, D., Suhartono, S., Daniel, A., Khoirunnisa, A., Febriana, D. M., & Mahardika, A. B. E. (2026). Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Kembangbilo (Sikembang) Berbasis Website sebagai Inovasi Layanan Kesehatan Komunitas di Desa Kembangbilo. Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 3942–3948. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1243

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama