Citizen Journalism dan Kepercayaan Publik pada Kredibilitas Informasi Lokal yang Diproduksi Warga di Kota Medan

Penulis

  • Topan Bilardo Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1220

Kata Kunci:

Citizen Journalism, Kredibilitas Informasi, Kepercayaan Publik, Media Sosial, Informasi Lokal, Kota Medan

Abstrak

Perkembangan media digital telah mengubah posisi masyarakat dalam ekosistem produksi dan distribusi informasi. Masyarakat tidak lagi hanya berperan sebagai penerima informasi, tetapi juga dapat bertindak sebagai produsen, penyebar, sekaligus pengawas informasi melalui praktik citizen journalism. Fenomena tersebut berkembang dalam konteks informasi lokal Kota Medan, ketika warga memanfaatkan media sosial untuk mendokumentasikan dan menyebarluaskan berbagai peristiwa di lingkungan mereka. Kehadiran citizen journalism memberikan keuntungan berupa kecepatan, kedekatan geografis, dan keberagaman sumber informasi, tetapi sekaligus menghadirkan persoalan mengenai akurasi, verifikasi, kelengkapan, bias, dan keterlacakan sumber (Bowman & Willis, 2003; Bruns, 2018). Persoalan tersebut menjadi penting karena kredibilitas informasi merupakan salah satu dasar terbentuknya kepercayaan audiens terhadap sumber informasi digital (Flanagin & Metzger, 2000; Metzger & Flanagin, 2013). Penelitian ini bertujuan menganalisis kredibilitas informasi lokal yang diproduksi warga melalui praktik citizen journalism serta menjelaskan mekanisme terbentuknya kepercayaan publik di Kota Medan. Penelitian dirancang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi terhadap konten citizen journalism, wawancara mendalam dengan pengelola media informasi lokal, kontributor warga, pengguna informasi, dan wartawan profesional, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (Miles et al., 2014). Kredibilitas dianalisis berdasarkan akurasi, verifikasi, keterlacakan sumber, kelengkapan, transparansi, netralitas, dan konsistensi informasi. Penelitian ini memposisikan kredibilitas bukan sekadar karakteristik pesan, melainkan sebagai proses yang menghubungkan produsen informasi, mekanisme editorial, bukti, dan pengalaman audiens dalam membangun kepercayaan. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian citizen journalism dengan menempatkan kredibilitas sebagai mekanisme penting dalam pembentukan kepercayaan publik. Secara praktis, penelitian ini menawarkan model penguatan citizen journalism lokal melalui verifikasi, transparansi, koreksi, dan literasi media.

Referensi

Allan, S. (2013). Citizen witnessing: Revisioning journalism in times of crisis. Polity Press.

Allan, S., & Thorsen, E. (Eds.). (2009). Citizen journalism: Global perspectives. Peter Lang.

Bowman, S., & Willis, C. (2003). We media: How audiences are shaping the future of news and information. The Media Center at the American Press Institute.

Bruns, A. (2018). Gatewatching and news curation: Journalism, social media, and the public sphere. Peter Lang. https://doi.org/10.3726/b13293

Chen, X., Li, Y., & Zhang, X. (2023). Examining users’ news sharing behaviour on social media: Role of perception of online civic engagement and dual social influences. Behaviour & Information Technology, 42(8), 1265–1280. https://doi.org/10.1080/0144929X.2022.2066019

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Flanagin, A. J., & Metzger, M. J. (2000). Perceptions of Internet information credibility. Journalism & Mass Communication Quarterly, 77(3), 515–540. https://doi.org/10.1177/107769900007700304

Gillmor, D. (2004). We the media: Grassroots journalism by the people, for the people. O'Reilly Media.

Gillespie, T. (2018). Custodians of the Internet: Platforms, content moderation, and the hidden decisions that shape social media. Yale University Press.

Hermida, A. (2010). Twittering the news: The emergence of ambient journalism. Journalism Practice, 4(3), 297–308. https://doi.org/10.1080/17512781003640703

Jenkins, H. (2006). Convergence culture: Where old and new media collide. New York University Press.

Johnson, K. A., & Wiedenbeck, S. (2009). Enhancing perceived credibility of citizen journalism web sites. Journalism & Mass Communication Quarterly, 86(2), 332–348. https://doi.org/10.1177/107769900908600205

Kaufhold, K., Kroon, A. C., & Trilling, D. (2022). Consumption and production of user-generated content, credibility, and political participation. Communication Studies, 73(1), 1–16. https://doi.org/10.1080/10510974.2022.2026428

Koliska, M. (2022). Trust and journalistic transparency online. Journalism Studies, 23(12), 1488–1509. https://doi.org/10.1080/1461670X.2022.2102532

Kovach, B., & Rosenstiel, T. (2021). The elements of journalism: What newspeople should know and the public should expect (4th ed.). Crown.

Kurniawan, B. (2024). Partisipasi jurnalisme warga dalam menginformasikan kemacetan lalu lintas di Kota Medan melalui Instagram @MedanTalk. Medan: Universitas Medan Area.

Kvale, S., & Brinkmann, S. (2015). InterViews: Learning the craft of qualitative research interviewing (3rd ed.). SAGE Publications.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Mayer, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, F. D. (1995). An integrative model of organizational trust. Academy of Management Review, 20(3), 709–734. https://doi.org/10.5465/amr.1995.9508080335

MedanTalk. (2026). Syarat posting. MedanTalk.

MedanTalk. (2026). Terms. MedanTalk.

MedanTalk. (2026). FAQ informasi Instagram MedanTalk. MedanTalk.

Metzger, M. J., & Flanagin, A. J. (2013). Credibility and trust of information in online environments: The use of cognitive heuristics. Journal of Pragmatics, 59, 210–220. https://doi.org/10.1016/j.pragma.2013.07.012

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice (4th ed.). SAGE Publications.

Pelau, C., et al. (2023). The breaking news effect and its impact on the credibility and trust in information posted on social media. Electronics, 12(2), 423. https://doi.org/10.3390/electronics12020423

Ritonga, M. H., Siregar, N. S. S., & Rasyid, A. (2022). Citizen journalism dalam pemberitaan di Kota Medan melalui media sosial Instagram MedanTalk. SIBATIK Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 1(12), 2813–2822. https://doi.org/10.54443/sibatik.v1i12.436

Satria, D., & Wiana, A. R. (2025). Understanding the role of citizen journalism in social media: A phenomenological approach to the MedanTalk Instagram account. Indonesian Journal of Communication and Social, 2(1), 5–7.

Wardle, C., & Derakhshan, H. (2017). Information disorder: Toward an interdisciplinary framework for research and policy making. Council of Europe.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-29

Cara Mengutip

Bilardo, T. (2026). Citizen Journalism dan Kepercayaan Publik pada Kredibilitas Informasi Lokal yang Diproduksi Warga di Kota Medan. Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 3770–3782. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1220

Terbitan

Bagian

Artikel