Peran Tokoh Agama dalam Pencegahan Konflik untuk Mendukung SDGs 16 pada Masyarakat Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1149Kata Kunci:
Tokoh Agama, Pencegahan Konflik, Moderasi Beragama, FKUB, SDGs 16Abstrak
Konflik sosial dalam masyarakat multikultural merupakan tantangan penting bagi terwujudnya perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh sebagaimana diarahkan dalam Sustainable Development Goals(SDGs) Tujuan 16. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran tokoh agama dalam mencegah konflik serta kontribusinya terhadap penguatan SDGs 16 di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan dipilih secara purposif dan terdiri atas tokoh agama dari enam agama serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan sebagai pendidik moral, pembimbing spiritual, mediator, fasilitator dialog, dan agen perdamaian. Peran tersebut diwujudkan melalui penguatan nilai toleransi, moderasi beragama, mediasi konflik, dialog lintas agama, pembinaan masyarakat, dan kolaborasi dengan FKUB serta pemerintah daerah. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi tokoh agama, FKUB, pemerintah, dan masyarakat menjadi modal sosial penting dalam mencegah konflik serta mendukung terwujudnya masyarakat Kota Medan yang damai, inklusif, dan berkelanjutan.Referensi
Aflah, F. R., & Murhayati, S. (2025). Penelitian Fenomenologis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 13099–13109. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.27068
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2024). Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Provinsi Sumatera Utara 2024. Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. https://sumut.bps.go.id/id/publication/2024/12/31/12a087ad9fceb73a2db9a9c2/indikator-tujuan-pembangunan-berkelanjutan-provinsi-sumatera-utara-2024.html
Bukhari. (2024). Moderasi Beragama: Jalan Tengah Menuju Keharmonisan. Moderation: Journal of Religious Harmony, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.47766/moderation.v1i1.3317
Ferdiansyah, H., Irsyadi, M. M., Nisa’, N., Lubis, Z., & Nugroho, A. S. (2023). Melacak Jejak Konflik Keagamaan: Membangun Peta Keragaman Agama di Indonesia (2019–2022). Tashwirul Afkar, 42(1), 105–134. https://doi.org/10.51716/ta.v42i1.172
Fitriani, & Husaini, A. (2023). Membangun Perdamaian Pasca Konflik. Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 3(4), 1188–1195. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v3i4.3278
Hasanah, A. I., Hayat, Suyeno, Ilyas, T. R., & Afifudin. (2024). Peran United Nations Development dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Bidang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat di Indonesia. PUBLIK: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik, 11(2), 550–563.
Hasibuan, S., & Siregar, R. M. (2025). Melacak Jejak Institusi Agama di Medan: Penjaga Tradisi di Tengah Modernitas. AZZAHRA: Scientific Journal of Social and Humanities, 3(1), 15–20.
Lubis, D. (2019). Peran Alumni Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam dalam Meningkatkan Keagamaan dan Kerukunan di Kota Medan [Laporan Penelitian]. Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. https://saa.uinsu.ac.id/laporan-penelitian/
Malingkas, M. (2023). Peranan Agama-Agama dalam Upaya Menciptakan Perdamaian. Jurnal Christian Humaniora, 7(2), 84–97. https://doi.org/10.46965/jch.v7i2.2387
Noor, Z. Z. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Petunjuk Praktis untuk Penyusunan Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Deepublish. https://books.google.com/books?id=v37LEAAAQBAJ
Pertiwi, M. S. (2023). Sustainable Development Goals (SDGs) dan Perwujudan Perdamaian di Dunia. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 6(1), 86–89. https://doi.org/10.24198/focus.v6i1.34104
Rahmawati, W., Sukmawati, N., & Sari, J. A. (2023). The Effectiveness of Religious Tolerance in Realizing Peace through Achievement Program SDGs. Sustainability: Theory, Practice and Policy, 1(1), 25–39. https://doi.org/10.30631/sdgs.v1i1.1814
Sianipar, G., Judijanto, L., Jenuri, Abubakar, Hakim, L. D. R., & Supriyanto, A. (2023). Pengaruh Agama terhadap Penyelesaian Konflik Sosial di Masyarakat. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(4), 149–152. https://doi.org/10.31004/jrpp.v6i4.19843
Utami, F. D., & Hasanah, I. (2026). Peran Moderasi Islam dalam Mencegah Konflik Sosial di Masyarakat. NURVERSE: Journal of Islamic and Science Studies, 1(1), 77–84.
Yusuf, M., Shihabudin, M., Hati, P. L. D. C. P., Angelina, A. R., & Farhansyah, A. (2021). Peran dan Fungsi Agama dalam Menyikapi Multikulturalisme di Indonesia dengan Konsep Bhinneka Tunggal Ika sebagai Pilar Kesatuan dan Persatuan. https://waqafilmunusantara.com/wp-content/uploads/2021/09/126_AR1.pdf
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fani Nurmalina, Dahlia Lubis, Hotmatua Peralihan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

