Eksplorasi Daun Rambutan Kering sebagai Material Utama Penciptaan Plakat Cenderamata Objek Wisata Sumatera Utara

Penulis

  • Siti Nabawi Universitas Negeri Medan
  • Raden Burhan Surya Nata Diningrat Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1129

Kata Kunci:

Daun Rambutan Kering, Plakat Cenderamata, Seni Kriya, Objek Wisata Sumatera Utara, Practice-Based Research

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemanfaatan daun rambutan kering sebagai material utama dalam penciptaan plakat cenderamata bertema objek wisata Sumatera Utara. Penelitian menggunakan metode practice-based research yang mengintegrasikan proses penelitian dengan praktik penciptaan karya. Tahapan penelitian meliputi eksplorasi material, eksperimen teknik pengolahan, perancangan desain, perwujudan karya, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, eksperimen, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun rambutan kering memiliki karakter visual berupa tekstur, pola serat, dan warna alami yang mampu meningkatkan nilai estetika plakat. Material ini juga mudah diolah, memiliki daya rekat yang baik setelah dipadukan dengan lem PVAc dan bahan pendukung lainnya, serta menghasilkan karya yang kokoh dan fungsional. Pemanfaatan daun rambutan sebagai material utama mendukung konsep seni kriya ramah lingkungan melalui pengolahan limbah organik menjadi produk bernilai tambah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengembangan material kriya berbasis potensi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya dan pariwisata Sumatera Utara melalui media plakat cenderamata.

Referensi

Achmad Hozairi. (2017). Pemanfaatan limbah gelas plastik air mineral sebagai bahan ukir bertema kehidupan anak jalanan Surabaya [Skripsi]. Universitas Negeri Surabaya.

Anggriani, S. D., dkk. (2021). Limbah ranting, daun, dan bunga kering sebagai material penciptaan karya rustic wood slice. CORAK: Jurnal Seni Kriya, 10(2), 91–101.

Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Indonesia 2025. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id

Hendriyana, H. (2021). Metodologi penelitian penciptaan karya: Practice-led research and practice-based research seni rupa, kriya, dan desain (Edisi revisi). Penerbit Andi.

Hikmah, R., dkk. (2021). Pelatihan ecoprinting berbasis sampah daun. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2024). Laporan perkembangan ekonomi kreatif Indonesia 2024. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2025). Portal Garuda. https://garuda.kemdikbud.go.id

Marianto, M. D. (2019). Seni dan daya hidup dalam perspektif quantum. Scritto Books.

Mukhlis. (2021). Eksplorasi limbah organik sebagai pengembangan desain cenderamata. Universitas Negeri Padang.

Sachari, A. (2018). Pengantar metodologi penelitian budaya rupa. Penerbit Erlangga.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

Susanto, M. (2022). Diksi rupa: Kumpulan istilah dan gerakan seni rupa. DictiArt Laboratory.

Watiningsih, W. (2022). Teknik ecoprint. Deepublish.

World Intellectual Property Organization. (2022). Creative economy and intellectual property. World Intellectual Property Organization. https://www.wipo.int.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-10

Cara Mengutip

Nabawi, S., & Diningrat, R. B. S. N. (2026). Eksplorasi Daun Rambutan Kering sebagai Material Utama Penciptaan Plakat Cenderamata Objek Wisata Sumatera Utara. Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 3530–3536. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v5i3.1129

Terbitan

Bagian

Artikel